| Kamis, 26 Januari 2006 | MURIA |
Jalan Kudus-Purwodadi Rusak Parah
KUDUS - Kerusakan ruas jalan Kudus-Purwodadi, khususnya yang berada di sekitar Kecamatan Undaan, dari hari ke hari semakin parah. Pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut, terutama pengguna motor, harus waspada. Sebab, lubang jalan semakin dalam dan jumlahnya semakin banyak. Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, ada lima titik kerusakan yang paling parah. Kelima titik tersebut yakni di sekitar Desa Jetis Kapuan, Undaan Lor, Undaan Tengah, Sambung, dan sekitar Babalan. Dari kelima titik itu, kerusakan di Jetis Kapuan dan Babalan paling berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kerusakan kendaraan. Pasalnya, sarana penghubung di tempat itu kini tak ubahnya kubangan lumpur di tempat terbuka. Lubang-lubang besar dan dalam itu pada musim hujan ini dipenuhi air sehingga sangat mengganggu pengguna jalan. "Beberapa kali saya melihat pengendara sepeda motor terperosok di kubangan itu, terutama pada malam hari," ujar Hadi, warga Undaan Tengah. Camat Undaan Ali Rifai membenarkan bahwa kerusakan tersebut memang semakin parah dari beberapa waktu sebelumnya. Selain karena sifat tanah yang labil, menurut dia, juga karena saat ini frekuensi hujan sangat tinggi sehingga akhirnya membuat kerusakan semakin parah. Belum Ada Tanggapan "Belum lagi, karena sejak mulai rusak, belum ada pembenahan yang berarti mengenai hal itu. Kami telah mengajukan usulan perbaikan kepada Pemkab yang kemudian dilanjutkan ke Bina Marga Provinsi Jateng. Namun sejauh ini belum ada tanggapan," jelasnya. Menurut dia, jika memang belum bisa diperbaiki secara keseluruhan, pihaknya meminta pihak yang berwenang terlebih dahulu menambal lubang-lubang yang ada dengan campuran pasir dan batu. Hal itu sangat diperlukan karena akan bisa mencegah ketersendatan arus lalu lintas di tempat tersebut. "Apalagi beberapa saat lagi musim panen tiba, tentu akan banyak truk pengangkut hasil panen yang akan melewati tempat tersebut." (H8-50n) |