| Kamis, 26 Januari 2006 | MURIA |
Jalur Kudus-Pati Macet Sepuluh KilometerKUDUS - Jalur penghubung Kudus-Pati, yang melewati sebagian Kecamatan Mejobo dan Jekulo, Rabu (25/1), macet hingga panjang antreannya mencapai sepuluh kilometer. Pasalnya, di beberapa ruas jalan tersebut tergenang hingga mencapai kedalaman setengah meter. Berdasarkan pengamatan Suara Merdeka, terdapat dua titik kemacetan akibat banjir tersebut. Simpul kemacetan pertama dimulai dari Pabrik Roko (PR) Jambu Bol hingga kantor PLN setempat sejauh lima kilometer. Kedua, di sekitar perempatan Karawang, baik ke arah Barat maupun Timur, sejauh lima kilometer. Pengguna kendaraan bermotor yang biasanya melintas cepat di tempat tersebut, Rabu pagi hingga sekitar pukul 10:00, masih terlihat berjalan merambat. Beberapa kendaraan bahkan terlihat mogok di pinggir jalan, terutama sepeda motor akibat mesin kemasukan air. Di Atas 0,5 Meter Genangan di sekitar PR Jambu Bol hingga pukul 08:00 mencapai setengah meter. Bahkan, di beberapa lokasi ketinggian lebih dari itu. Sementara itu, di sekitar Karawang, banjir mencapai ketinggian di atas setengah meter. Seorang warga, Kasiyadi, menuturkan, puncak genangan terjadi sekitar pukul 08:00. Beberapa warga terlihat bergerombol di tepi jalan untuk melihat banjir di sekitar tempat itu. Selain merendam jalan, banjir juga menggenangi sebagian rumah warga, yang berada di sisi kiri dan kanan jalan. "Ada juga yang berusaha membantu mendorong pengemudi yang mobilnya mogok," ucapnya. Untuk mengurangi kemacetan, petugas mengarahkan kendaraan yang akan ke Pati untuk melewati Desa Klaling, Kecamatan Jekulo. Menurut Kaur Binops Lantas Polres, Iptu Mulyanto, pengalihan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Karawang. "Kami mengarahkan mereka yang akan menuju Pati untuk mengambil jalan melingkar melewati Klaling," ungkapnya. (H8-17h) |