| Kamis, 26 Januari 2006 | KEDU & DIY |
Penyandang Cacat Boleh Lamar CPNSBOROBUDUR - Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Magelang, Drs Utoyo mengatakan, kaum penyandang cacat fisik boleh mendaftarkan dan bisa diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesuai formasi yang dibutuhkan. ''Namun dengan catatan, kondisi fisiknya tidak mengganggu pekerjaan yang dipercayakan kepadanya. Misalnya, Sarjana Akuntansi bisa diangkat menjadi PNS bagian komputer,'' katanya, kemarin (25/1). Bagi penyandang cacat di bagian kaki, tidak mungkin diangkat sebagai staf lapangan Kantor Satpol PP yang tugasnya membutuhkan kegesitan dalam bergerak. Ditanya adanya kabar mengenai jual beli formasi CPNS pada instansi tertentu, dia yakin isu itu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sebab, proses penerimaan CPNS dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Menurut dia, dalam situasi seperti sekarang ini, tindakan begitu sangat riskan. ''Namun, kami tidak punya niat untuk berbuat demikian. Kami bekerja berdasarkan tugas pokok dan fungsi,'' ujarnya. Ia menjanjikan, Tim Penerimaan CPNS akan melaksanakan tugas sesuai aturan main. Pendaftar yang memenuhi syarat akan didaftar dan disaring melalui tes. Hasil tes kemudian dikirim ke pusat melalui Pemprov Jateng. ''Jadi, yang menentukan para pelamar lulus tes dan bisa diterima sebagai CPNS adalah Pemerintah Pusat. Bukan Pemkab Magelang,'' jelasnya. Utoyo mengakui, formasi untuk tenaga honorer lulusan SMA dan yang sederajat hanya ada dua. Sementara untuk umum, dari lulusan SMK jurusan Bangunan/Gedung ada tiga belas formasi. Kepala BKD Kabupaten Magelang menjelaskan, lowongan CPNS ada 533 formasi. Sebanyak 373 formasi (70%) di antaranya untuk tenaga kerja honorer yang terdiri atas tenaga kependidikan 195 orang, masing-masing untuk tenaga guru TK dua orang, SD (118), SMP (48), SMA (21), dan SMK (6). ''Kemudian tenaga kesehatan 108 orang, teknis strategis 60, dan tenaga administrasi 10 orang,'' tuturnya. Sementara 160 formasi (30%) lainnya, dibuka untuk umum. Rinciannya, tenaga kependidikan 83 orang, kesehatan (47), dan teknis lainnya (30). Pendaftaran dibuka mulai 28 Januari dan ditutup pada 9 Februari 2006. Pelamar untuk mereka yang kini menjadi tenaga honorer ditempatkan di Gedung Gotong Royong Dinas Pendidikan, sedangkan untuk pelamar umum di GOR Gemilang di kompleks Setda. (pr-39d) |