| Kamis, 26 Januari 2006 | INTERNASIONAL |
Mongolia Tunjuk Wali Kota Jadi Perdana MenteriULAN BATOR - Parlemen Mongolia memilih Enkhbold sebagai perdana menteri baru, Rabu kemarin. Pemilihan itu merupakan upaya jangka pendek untuk menyelesaikan krisis politik negara itu. Krisis politik dimulai dua pekan lalu, ketika lebih dari setengah anggota kabinet mengundurkan diri dari pemerintahan koalisi pimpinan Perdana Menteri Tsakhiagiin Elbegdorj. Menteri-menteri yang mengundurkan diri itu berasal dari Partai Revolusioner Rakyat Mongol (PRRM). PRRM sebelumnya dikenal sebagai partai pro-Soviet. Sedangkan, Elbegdorj adalah pimpinan kubu Demokrat. Para pendukung kedua belah pihak sering berunjuk rasa di Ulan Bator yang suhu udaranya di bawah nol derajat Celsius. Enkhbold adalah ketua PRRM. Sebelum dipilih sebagai PM, dia merupakan wali kota Ulan Bator, ibu kota Mongolia. ''Isu pembentukan kabinet akan diajukan ke parlemen dalam waktu dekat,'' kata Enkhbold saat berpidato setelah voting di parlemen tersebut. ''Pemerintahan kami akan mencapai hasil nyata yang akan dirasakan oleh seluruh rakyat,'' tambahnya. Dia kemudian mengulangi janji-janji PRRM untuk menaikkan upah dan tunjangan pensiun. Dia juga berjanji akan merangkul kekuatan-kekuatan politik lain di dalam kabinet baru pimpinannya. Semua partai di parlemen sepakat bahwa kabinet baru harus dibentuk sebelum perayaan Tahun Baru (Imlek) pada 30 Januari. (rtr-ben-25) |