logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Januari 2006 INTERNASIONAL
Line

Nepal Masih Rusuh, 8 Tewas

KATHMANDU - Kerusuhan masih bergejolak di Nepal. Rabu kemarin, delapan orang tewas dalam serangkaian serangan yang terjadi nyaris serentak di Nepalgunj, Nepal barat.

''Sebanyak delapan orang tewas,'' kata Bishap Thapa, perwira polisi dari Nepalgunj, perbatasan Nepal selatan dengan India. ''Pemberontak menyerang sejumlah sasaran di Nepalgunj sekitar pukul 08.00 Selasa malam lalu.''

Tiga personel keamanan cedera dan sekarang dirawat di rumah sakit. Serangan tersebut dilancarkan di kabupaten Banke, 510 kilometer sebelah barat Kathmandu, ibu kota Nepal.

Para perwira polisi di Kathmandu tak bersedia berkomentar mengenai serangan itu. Mereka berkilah masih menunggu perincian laporan tentang insiden tersebut.

Pemberontak telah menyerang sasaran di Nepalgunj dua kali dalam beberapa pekan terakhir, sejak berakhirnya gencatan senjata sepihak awal bulan ini. Kesepakatan gencatan senjata itu sebelumnya berlangsung selama empat bulan.

Pada 5 Januari, mereka menewaskan tiga petugas polisi dalam serangan di bandar udara. Kemudian, pada 20 Januari mereka melakukan serangan lagi dan menewaskan lima personel polisi.

Pemberontak berusaha menggulingkan kerajaan dan mendirikan negara komunis di Nepal. Konflik politik itu telah merenggut 12.000 nyawa sejak 1996.

Tujuh partai politik telah membentuk aliansi longgar dengan pemberontak guna memulihkan demokrasi. Aliansi itu dibentuk setelah Raja Gyanendra membubarkan pemerintah koalisi empat partai sekitar satu tahun lalu.(ant-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA