logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Januari 2006 INTERNASIONAL
Line

Korsel Membela Korut

SEOUL - Meski bermusuhan dengan Korea Utara (Korut), Korea Selatan (Korsel) tetap tidak suka kalau Amerika Serikat bertindak terlalu jauh terhadap negara komunis itu. Presiden Korsel Roh Moon-hyun mengecam sikap kelompok garis keras AS yang menginginkan ambruknya pemerintahan Korut.

''Pemerintah Korea Selatan tidak setuju dengan beberapa sikap Amerika Serikat, terutama kebijakan yang berusaha menekan Korea Utara dengan menghembuskan isu tentang rezim itu dan menginginkan pemerintahan Pyongyang ambruk,'' kata Roh, Rabu kemarin.

Roh Moo-Hyun memperingatkan kemungkinan keretakan hubungan dengan Amerika Serikat sehubungan dengan tindakan di Washington untuk menekan Korea Utara.

Pemimpin progresif Korsel itu mengatakan, hubungan dengan Amerika dapat memburuk jika momentum berkembang untuk mengucilkan dan menggulingkan rezim Korut.

Presiden Korsel tersebut mengatakan hal itu dalam pidato menyambut Tahun Baru Imlek. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri di Seoul mengeluarkan pernyataan bernada marah terhadap Amerika. Korsel membantah pernyataan AS bahwa beberapa pejabat AS telah mendesak Korsel agar bergabung dalam menindas kegiatan finansial yang diduga dilakukan secara gelap oleh Korut.

Washington menyatakan, pihaknya juga telah mengajak Seoul bergabung dalam program pimpinan AS dengan tujuan memerangi penyebaran senjata oleh ''negara merah'', termasuk Korut. (rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA