logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Januari 2006 BUDAYA
Line

''Joget Melayu'' Keponakan Dara Puspita

JAKARTA - Setelah meraup sukses dengan dua album lagu pop, Netta Puspita mencoba jalur musik berbeda. Dengan album Kemilau Pop Melayu, dara cantik itu merilis album dalam balutan irama pop dan Melayu yang mendayu dengan lagu andalan ''Joget Melayu''.

Netta mewarisi bakat menyanyi dari ayahnya, Toto AR. Toto adalah basis pertama grup legendaris Koes Plus. Bukan hanya itu, tantenya Lies AR dan Titi AR, merupakan dedengkot kelompok musik cewek pertama di Indonesia, Dara Puspita.

Pengamat musik Bens Leo melihat pilihan cewek kelahiran Jakarta, 26 Februari 1976 itu tepat. Ia melihat saat ini pasar pop Melayu sedang sepi.

Sementara penggemar juga sedang menyukai penyanyi seperti Siti Nurhaliza asal Malaysia yang mengusung musik Melayu. Ditambah berkibarnya Iyeth Bustami lewat zapin yang merupakan kolaborasi dangdut dan Melayu.

Setelah hampir tiga tahun vakum, album Netta yang juga melibatkan violis Henry Lamiri dan musikus country Vico Pangaribuan ini rasanya memang bakal mengobati kerinduan penggemar musik Melayu. Apalagi, dia mengusung lagu ''Joget Melayu'' karya Oejang Rao, sebagai andalan. Lagu ini sudah cukup dikenal di kalangan penggemar lagu-lagu Melayu. Kali ini diusung Netta dalam aransemen yang lebih modern.

Netta memang mencoba warna musik yang agak berbeda dibanding album sebelumnya. Gadis penggemar berat Whitney Houston ini memiliki irama pop Melayu. ''Memang saya mencoba sesuatu yang berbeda lewat sentuhan musik Melayu, '' jelasnya.

Mantan penyanyi cilik Dina Mariana yang datang saat peluncuran album itu menilai masih terasa kuat unsur popnya. Itu memang tidak mengherankan, karena ini memang album pop Melayu. (tn-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA