| Kamis, 26 Januari 2006 | BUDAYA |
Konser Tiga Diva Dikemas ala OperaJAKARTA - Tiga diva musik Indonesia, Krisdayanti, Ruth Sahanaya dan Titi DJ tampil bersana dalam konser yang dikemas a la pertunjukkan opera di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kami (26/1) malam. Ketiganya akan menyanyikan 3 lagu secara solo, 9 lagu berduet dan 24 lagu dibawakan bersama. Menurut salah satu penggagasnya, Erwin Gutawa, Konser 3 Diva akan berkesan anggun, megah dan sangat kewanitaan. Bersama 50 musikus pengiring, Erwin menjanjikan konser tersebut menjadi salah satu konser yang tak terlupakan sepanjang sejarah musik Indonesia. Sebagai penata artistik, Jay Subiakto tak mau kalah. Pria berambut gondrong itu sudah merencanakan tata panggung yang spektakuler. "Formatnya seperti opera, musik ada di depan panggung. Saya juga akan membuat panggung menjadi adil yang tidak menonjolkan salah satu diva," jelasnya. Bagaimana dengan para diva, apa komentar mereka? Bagi Krisdayanti, Ruth Sahanaya dan Titi DJ, konser bersama ini merupakan sebuah impian. Karena itu, meski di tengah jadwal aktivitas yang padat, ketiganya menyempatkan diri untuk mengikuti workshop. "Kita dilatih khusus, workshop-nya setengah mati susahnya," kata KD, sapaan akrab Krisdayanti, bebarapa waktu lalu. Titi DJ menambahkan, tiga diva menawarkan satu bentuk kerjasama dalam pembagian suara. Ruth atau akrab disapa Uthe menyanyi alto, KD mengisi suara mezzo sopran dan Titi sendiri sopran. Album Bersama Mengingat antusiasme pecinta musik Indonesia terhadap Titi, KD dan Uthe, dalam sehari Konser Tiga Diva akan digelar dua kali. Pertunjukkan pertama berlangsung pukul 16.00 dan kedua pukul 21.00. "Konser dua waktu akan sama persis. Tidak ada perbedaan," tegas Erwin. Setelah konser bareng, tiga diva itu akan membuat album bersama. Album yang belum dipastikan waktu rilisnya itu menurut suami Krisdayanti, Anang Hermansyah, akan sangat istimewa. Album 3 Diva berisi lagu-lagu yang dibawakan para diva saat konser bersama. Sebagai lagu andalan dipilih karya Dedy Dukun "Semua Tumbuh Jadi Satu." Sekedar informasi, lagu tersebut pernah populer pada 1980-an kala dibawakan Malida dan 2D (Dedy Dukun dan Dian Pramana Putra). "Isi lagu itu pas untuk mereka," jelas Anang. (dtc-43) |