logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Januari 2006 OLAHRAGA
Line

Harri Salisburi Diwaspadai

SEMARANG- Persekabpas Pasuruan tidak ingin kembali mendapat angka satu seperti saat bermain 0-0 lawan Persijap Jepara. Tidak tanggung-tanggung, dalam pertandingan kontra PSIS di Stadion Jatidiri sore ini, tim asuhan Subangkit itu mengincar tiga poin. Kebersamaan, kerja sama yang solid dan kedisiplinan menjadi modal untuk meraih nilai penuh.

"Dari sisi materi pemain, kami kalah dari PSIS. Tapi bukan berarti mereka akan menang mudah. Meski main di kandang lawan, kami tetap mengincar tiga poin," tegas pelatih Subangkit seusai latihan di Stadion Jatidiri, kemarin.

Materi pemain Mahesa Jenar, diakui Subangkit, sangat bagus dan merata di semua lini. Wajar jika tidak ada satu pemain yang akan dikawal khusus. Kalaupun ada, dia hanya akan mewaspadai tendangan bola-bola mati Harri Salisburi. Mantan pemain Persijatim itu dinilai punya tendangan keras dan akurat.

Musim lalu, Subangkit sudah merasakan dahsyatnya kaki kiri Harri. Tiga gol yang dilesakkan para pemain PSIS ke gawang Persekabpas, baik kandang maupun tandang, tidak lepas dari service bola-bola mati dari Harri.

"Sebagai antisipasi, kami akan meminimalkan pelanggaran-pelanggaran di daerah pertahanan," ujar pelatih kelahiran Pasuruan, 29 November 1959 ini. "Harri punya tendangan kaki kiri akurat. Akan berbahaya jika dia mengeksekusi bola-bola mati. Penjaga gawang kami perlu kerja keras untuk mengantisipasi bola-bola darinya."

Lini Tengah

Selain mewaspadai bola-bola tendangan Harri, Subangkit juga akan berusaha mematikan kinerja lini tengah anak-anak asuhan Sutan Harhara. Pressing ketat akan dilakukan kepada para pemain lini tengah Mahesa Jenar.

Mereka tidak akan diberi kesempatan untuk mengontrol, memberi umpan atau menendang bola. Dengan demikian, suplai bola dari lini tengah ke lini depan diharapkan mampat sehingga permainan Maman Abdurahman dan kawan-kawan tidak bisa berkembang. (H13-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA