| Rabu, 25 Januari 2006 | OLAHRAGA |
Jangan Takut dengan Nama Besar AremaJEPARA - "Tak usah takut dengan nama besar Arema. Sekarang ini sudah tidak ada tim yang hebat-hebatan, pasti bisa menang," cetus suporter setia Persijap H Bambang Sanubari, tadi malam. Bos perusahaan mebel Kalimasada Jepara yang juga mantan Manajer Tim Persijap pada KLI VII 2001, tetap optimistis, Persijap dapat mengatasi Arema Malang, di Stadion Kamal Djunaidi, Rabu sore ini. Dengan tampilnya Manit Noyvach, striker anyar asal Thailand, Bambang yakin barisan depan Persijap akan lebih hidup. "Ya seperti yang selama ini kelihatan pada saat uji coba. Kita jangan membandingkan Persijap sewaktu melawan Persekabpas. Saat itu, mereka main bola tanpa striker ya begitu. Tidak kalah itupun sudah untung," cetusnya. Kepastian keabsahan Manit untuk memperkuat Tim "Laskar Kalinyamat" sudah diterima Persijap, Selasa sore kemarin. "Tadi pukul 16.20 WIB kami sudah menerima faksimil dari BLI-PSSI tentang pengesahan Manit yang ditandangani Ketua Bidang Liga Andi Darussalam," ujar Sekretaris Tim H Dharmadi tadi malam. Tak hanya Manit, yang sudah absen tiga kali ketika Persijap melawat ke kandang PSIM dan Persib, serta menjamu Persekabpas, sore ini Junior Lima juga bisa tampil. Junior yang sudah mengenal barisan belakang Arema, absen terkena akumulasi kartu kuning di Yogyakarta dan Bandung. "Barisan belakang Persijap sudah bagus. Asal tidak teledor, tak akan kebobolan. Belakang sudah kuat, tengah hidup, depan ada penyerang yang gesit, perolehan poin penuh di kandang adalah hal yang wajar," tutur Bambang. Punto, anggota Komisi Pelatih Persijap, juga sependapat dengan Bambang. Persijap bisa tampil full team tak perlu dirisaukan. "Arema memang bagus. namun perlu diingat, Persijap justru bisa tampil lebih bagus lagi saat menghadapi tim besar. Dan kemenangan satu gol untuk Persijap saya kira bisa diraih," cetus Punto. (kar,H15-28) |