logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Januari 2006 KEDU & DIY
Line

Pembunuh Janda Tertangkap

BANTUL - Jajaran Polres Bantul, Selasa (24/1) dapat meringkus Suroso (40), pembunuh Ny Komdiah (60), janda tak beranak warga Desa Turi Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

Dalam kasus pembunuhan pada 19 Desember 2005 itu, korban mengalami luka bacokan di beberapa bagian tubuhnya.

Tersangka yang tidak lain tetangga korban diringkus polisi setelah satu bulan bersembunyi di berbagai tempat. Namun berkat kegigihan aparat, akhirnya jajaran Polres Bantul dapat meringkus tersangka di perbatasan Kalimantan dan Malaysia.

Menurut keterangan Kapolres Bantul AKBP Dedi Munazat, setelah polisi mengetahui pelakunya segera mengadakan pengejaran.

Tersangka selalu berpindah tempat persembunyian. Terbukti ketika dikejar ke berbagai tempat selalu dapat lolos dari sergapan.

Setelah satu bulan pengejaran, tersangka diringkus polisi saat akan melarikan diri ke Malaysia.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku membunuh karena sakit hati. Saat tersangka mau pinjam uang Rp 100.000, korban tidak memberi tetapi malah mencaci maki. Merasa tersinggung, tersangka memukulinya dengan sebatang besi. Karena belum puas, tersangka kemudian membacok korban dengan sabit.

Lari ke Semarang

Setelah mengetahui korban tak tewas, kemudian tubuh korban digantung di atas tempat tidur. Setelah itu, tersangka pergi ke Parangtritis sambil membawa sepeda korban. Merasa tidak nyaman, kemudian tersangka bersama Kusmiyati, tunangannya, melarikan diri ke Semarang.

Merasa tidak nyaman juga, kemudian tersangka bersama tunangannya bersembunyi ke Bogor. Tidak lama kemudian mereka kembali ke Semarang yang kemudian pergi ke Bekayang, Kalimantan Barat, tempat tinggal tunangannya.

Ketika aparat Polres Bantul mendatangi rumahnya, tersangka melarikan diri ke hutan perbatasan Malaysia. Namun setelah melalui pengejaran yang melelahkan, polisi meringkusnya saat akan memasuki wilayah negeri jiran itu.

Tersangka kemudian dibawa ke Polres Bantul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ''Untuk sementara, motif dia membunuh adalah karena sakit hati,'' ujar Kapolres.

Sementara itu Kusmayati, tunangan tersangka, mengaku tidak tahu jika calon suaminya melakukan pembunuhan terhadap tetangganya. (sgt-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA