logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Januari 2006 KEDU & DIY
Line

KAMMI Gelar Aksi Tolak Impor Beras

YOGYAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY, Senin (23/1) kemarin menggelar aksi yang intinya menolak keputusan impor beras.

Mereka sejak pagi berkumpul di Bundaran Bulaksumur UGM dan menggelar mimbar bebas, sambil bergantian menyampaikan orasinya. Setelah itu mereka mengadakan longmarch menuju kantor Bulog di Ringroad Utara lewat Jalan Gejayan.

Menurut Ketua KAMMI, Amin Sudarsono, pihaknya menolak impor beras karena tindakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak bersungguh-sungguh bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

Bersama dengan kebijakan lain, yakni kenaikan harga BBM, privatisasi BUMN dan sebagainya, semakin menegaskan bahwa negara ini sedang menuju ke dalam bentuk negara perusahaan. Sebab, keputusan-keputusan politik yang dibuat bukan untuk kepentingan rakyat melainkan untuk kepentingan bisnis para pejabat.

KAMMI juga menuntut dicabutnya Inpres No 13/2005 yang membuat ketidaklogisan dan ketidakpastian harga beras dalam negeri.

Selain itu, mereka menuntut untuk mengaudit kinerja Bulog yang dikatakannya sebagai suatu hal yang mendesak segera dilaksanakan, agar kinerja pemerintahan lebih transparan, akuntabel, dan aksestabel sesuai dengan syariah Islam.

Mereka yang demo itu menuntut untuk memperbaiki infrastruktur pedesaan, dengan kenyataan menunjukkan 23 persen permasalahan pertanian yang diurus oleh Deptan, sedangkan selebihnya lebih banyak diurus oleh Deperindag dan Kimpraswil. (P12-16d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA