logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Januari 2006 BANYUMAS
Line

Lagi, Batramas Janji Cairkan Dana

  • Surat Pernyataan Jadi Jaminan

PURWOKERTO- Manajamen KSP Batramas kembali berjanji pada karyawan dan calon anggota akan mencairkan dana. Mereka memastikan pencairan dana bertahap mulai pekan depan.

Direksi dan manajer di kantor pusat memutuskan hal itu dalam rapat tertutup, kemarin sekitar pukul 11.00. Rapat dipimpin General Manager Dedi Setiawan. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Budi Cahyono bersama tim pemeriksa.

Semula Senin (23/1) lalu dana pengajuan dari cabang, termasuk nasabah, mulai bisa dicairkan. Namun ternyata tak jadi. Direktur Utama Dian Radite yang mencari suntikan dana segar, tetapi belum berhasil, tak menemui karyawan.

Hasil rapat itu dikuatkan dengan surat pernyataan satu yang ditandatangani Dedi Setiawan dan Manajer Keuangan Iwan Kurniawan dengan stempel kantor. Namun surat itu tak disertai meterai yang memiliki berkekuatan hukum. Dalam surat itu KSP Batramas berjanji mencairkan dana mulai pekan depan.

''Akhir bulan ini pencairan dana secara bertahap sudah bisa dilakukan. Kemarin (Senin, 23/1-Red) belum bisa karena pencairan dana oleh Direktur belum selesai,'' ujar Dedi, seusai pertemuan.

Dia menyatakan telah mengeluarkan surat pernyataan yang akan diteruskan ke nasabah oleh bagian marketing dan kepala cabang.

Tim Mediasi

Dalam surat itu manajemen mohon maaf pada calon anggota dan karyawan. Mereka menjamin semua dana ke KSP Batramas baik simpanan reguler maupun berjangka aman.

Dedi mengemukakan semula pengajuan permintaan dana ke kantor pusat sekitar Rp 300 juta. Namun karena situasi kurang kondusif, diperkirakan naik jadi Rp 500 juta. Data pasti sedang diolah bagian keuangan.

Dana yang macet sekitar Rp 2,1 miliar. Semua uang yang berputar di Batramas sekitar Rp 5 miliar. Dia mengakui sebulan terakhir ini penarikan tidak maksimal. ''Jika digabung dengan KSP Masterbanc (dikelola istri Dian Radite-Red) mungkin di bawah Rp 10 miliar.''

KSP Masterbanc berkantor pusat di Purwosari. KSP itu satu grup KSP Batramas. Namun lembaga keuangan itu lebih banyak mengembangkan sayap usaha antarkabupaten, sedangkan KSP Batramas di Kabupaten Banyumas.

Dalam rapat, direksi dan manajer memutuskan kemungkinan membentuk tim mediasi. Tim itu untuk menjembatani penyelesaian permasalahan antara manajemen, nasabah, dan karyawan.

Dia menyatakan Dinas Koperasi dan UKM sebatas membina dan mengawasi. Saat ini yang penting menyelamatkan usaha simpan- pinjam tersebut. Setelah itu, jika memungkinkan, baru bicara soal penataan kembali.

Dia menepis anggapan dinasnya mengucurkan dana sejak awal pendirian usaha itu. Namun dia tak berkomentar mengenai para pejabat dan istri pejabat yang andil dalam pembentukan koperasi itu.

Sementara itu, kemarin, aparat Polsek Purwokerto Utara dan Polres Banyumas masih berjaga-jaga di kantor Batramas. Karyawan pun masih berdatangan. Sekadar ingin tahu perkembangan terbaru, atau berharap bisa bertemu Dian Radite yang sepekan lebih tak masuk kantor. (G22,in-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA