logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Januari 2006 BANYUMAS
Line

Nelayan Diminta Waspadai Kemunculan Badai Daryl Baru

CILACAP- Pergerakan Badai Daryl berangsur-angsur bergeser ke selatan, menjauhi garis khatulistiwa. Pergerakan itu menyebabkan pengaruh badai berkurang. Bahkan lama-kelamaan pengaruh itu bisa hilang sama sekali.

Namun nelayan harus tetap mewaspadai kemungkinan muncul Daryl baru. Daryl baru bisa muncul setiap saat di selatan Nusa Tenggara. Sebab, ada pengaruh dinamika atmosfer. Namun mudah-mudahan tak sampai terjadi siklon tropis.

''Siklon Daryl yang menimbulkan Badai Daryl semula bergerak ke baratdaya dengan kecepatan 40 knot/jam. Sekarang bergeser ke selatan, menjauhi khatulistiwa. Berarti pengaruhnya berkurang, bahkan bisa hilang. Namun peluang muncul Daryl baru tetap ada akibat pengaruh dinamika atmosfer,'' kata Kepala Stasiun Meteorologi Cilacap Budi Anggono, kemarin.

Dia mengemukakan badai itu berpotensi menimbulkan gelombang laut cukup tinggi. Tinggi gelombang di pantai bisa 2,5 m, sedangkan di Samudra Indonesia 3 m.

Walau pergerakan badai bergeser ke selatan dan menjauhi garis khatulistiwa, nelayan di Pantai Selatan seperti Cilacap, Kebumen, dan Purworejo harus tetap waspada. Sebab, pengaruh badai itu belum hilang.

Dia menyatakan langit Cilacap dan Banyumas pada hari ini berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan-sedang pada sore dan malam hari. Kecepatan angin di darat antara 5 km dan 30 km/jam dari arah antara barat dan baratdaya.

Di pantai berawan dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang. Kecepatan angin cukup tinggi, antara 14 km dan 41 km/jam dari arah barat. Tinggi gelombang di pantai antara 0,5 m dan 2,5 m.

Cuaca di tengah Samudra Indonesia sama seperti di pantai. Namun kecepatan angin lebih tinggi, antara 24 km dan 50 km/jam. Tinggi gelombang antara 1 m dan 3,2 m.

''Nelayan di Pantai Selatan harus tetap waspada. Sebab, gelombang setinggi itu bisa membahayakan perahu nelayan,'' katanya. (ag-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA