logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 24 Januari 2006 SEMARANG
Line

Kiai Minta Tafta Perbaiki Demak

DEMAK - Sejumlah kiai dari berbagai daerah di Kabupaten Demak menyatakan dukungannya terhadap pasangan H Tafta Zani-HM Asyiq, kemarin. Pernyataan dukungan itu mengemuka dalam silaturahmi ulama se-Demak yang digelar di Pondok Pesantren Al Fattah, Jogoloyo, Demak.

Acara di pesantren asuhan KH Arif Kholil itu juga dihadiri pasangan H Tafta Zani-HM Asyiq. Sekitar 400 kiai yang hadir lebih banyak membicarakan persoalan Demak ke depan. Mereka pun tidak sungkan menanyakan pandangan pasangan calon bupati dan wakil bupati itu jika kelak terpilih. Bahkan, beberapa dari mereka memberi masukan untuk kemajuan pembangunan Demak.

Acara yang dipandu Ketua DPC PKB Demak H Maskuri Abdillah berlangsung gayeng. Mereka kebanyakan sudah mengenal sosok Tafta dan HM Asyiq. ''Para kiai itu sebenarnya hanya kangen ingin bertemu pasangan Tafta-Asyiq. Meski sudah saling mengenal, jarang bertemu langsung lantaran kesibukan masing-masing. Karena itu, kami mengadakan pertemuan di sini,'' ungkap KH Arif Kholil

Semestinya, lanjut dia, forum itu hanya silaturahmi biasa. Namun para kiai yang mengetahui kapasitas kedua kandidat itu, tidak ingin membuang waktu dalam menyikapi perkembangan politik. ''Ya, akhirnya seperti ini, mereka membuat kebulatan tekad mendukung pasangan Tafta-Asyiq,'' tandas kiai yang juga dosen Unissula tersebut.

KH Abu Amar dari Desa Blambangan menilai, kedua kiai yang dicalonkan PKB dan PKS itu merupakan sosok jujur, memiliki kemampuan manajerial, dan merakyat. ''Rasanya tidak salah kalau kami membuat kebulatan sikap untuk mendukung mereka.''

Ketua DPC PKB Kabupaten Demak Maskuri Abdillah menuturkan, pasangan calon yang diusung partainya itu mengharapkan restu dari para ulama. Karena itu, ketika diminta hadir dalam acara silaturahmi ulama se-Demak, tidak disia-siakan.

Menurut keterangannya, dukungan dari sejumlah daerah terhadap pasangan calon tersebut terus mengalir. Bahkan, beberapa kelompok masyarakat menggalang dana sebagai bentuk dukungan. ''Karena itu kami berani memastikan, tidak akan memakai politik uang. Gerakan yang dilakukan adalah gerakan yang berangkat dari dukungan rakyat.'' (H1-51j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA