SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 23 Januari 2006

JAKARTA- Permintaan kredit perbankan pada triwulan I tahun 2006 diperkirakan akan meningkat lagi.Pada triwulan IV tahun 2005 kredit turun dari permintaan pada triwulan III tahun 2005 sebesar 64,6 persen menjadi 0,5 persen pada triwulan IV 2005.

SEMARANG-Meski diterpa isu formalin, pembayaran kredit nasabah UMKM khususnya yang bergerak di usaha pembuatan mi, bakso, dan tahu, masih lancar. Namun, beberapa debitur sempat masuk dalam pengawasan khusus (DPK).

JAKARTA- PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mengeluarkan surat peringatan keras kepada dua pialang berjangka yaitu PT Rex Capital Futures (17 Januari 2006) dan PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka (18 Januari 2006), serta satu pedagang berjangka, PT Sentra Artha Maxima (18 Januari 2006).

SEMARANG - PT U Finance Indonesia (UFI) Cabang Semarang pada periode 2005 berhasil membukukan pengucuran kredit sebesar Rp 62,2 miliar. Total kredit tersebut merupakan akumulasi 11 bulan tahun 2005 karena UFI Semarang mulai beroperasi pada Februari 2005.

SURABAYA - PT Telkom Divre V Jawa Timur (Jatim) menargetkan 1,6 juta pelanggan baru di tahun 2006. Sebagian besar, pelanggan baru ini ditargetkan dari penggunaan produk andalan Telkom, Fleksi.

SOLO-Areal tanaman tembakau di Jateng pada tahun 2006 ini diperkirakan turun 30% dari tahun sebelumnya. Penurunan areal tanaman otomatis akan menurunkan jumlah produksi.

JAKARTA-PT Asuransi AIA Indonesia meluncurkan Link Access Cash. Peluncuran ini melengkapi rangkaian jenis investasi yang ditawarkan kepada masyarakat, khususnya dalam merespon perubahan iklim investasi yang ditandai dengan tingginya suku bunga saat ini.

JAKARTA - Rencana kenaikan tarif dasar listrik oleh PLN masih terus mendapat reaksi keras. Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPR Endin AJ Soefihara menilai, ongkos sosial kenaikan TDL sangat tinggi.

DULU kereta api disebut sebagai "tulang punggung" angkutan darat. Tetapi sebutan ini tidak terdengar lagi pascaera reformasi, karena sebutan yang ideal bagi kereta api saat ini adalah "sarana mobilitas massal" dan "sarana distribusi logistik" berskala nasional.

YOGYAKARTA- Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) muncul akibat mainstream neoliberalisme menjadi ideologi kebijakan fiskal pemerintah. "Kebijakan menaikkan TDL itu cenderung mengikuti mainstream neoliberalisme yang anti subsidi," kata Deputi Direktur Eksekutif Institute of Public Policy and Economic Studies (Inspect) Ahmad Maruf SE di Yogyakarta, Minggu (22/1).

JAKARTA-PT Honda Prospect Motor (HPM) berhasil mencatat angka penjulan 53.750 unit mobil di Indonesia selama tahun 2005. "Meskipun secara umum kondisi pasar otomotif mengalami penurunan selama 2005, kami masih dapat meningkatkan angka penjualan dengan cukup signifikan," ungkap General Manager Sales and Marketing PT HPM Jonfis Fandy, akhir pekan lalu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA