| Senin, 23 Januari 2006 | PANTURA |
Universitas Pancasakti Rintis Jadi PTN
TEGAL- Upaya untuk mengubah status Universitas Pancasakti (UPS) Kota Tegal menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus dilakukan. Terbukti, Sabtu (21/1) lalu, rombongan Panitia Kecil Perintisan (PKP) bertolak ke Bangkalan, Madura, untuk studi banding ke Universitas Negeri Trunojoyo. Selain itu, PKP juga akan studi banding di Universitas Negeri Ki Ageng Tirtayasa. Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti, Amin Suwardjo SH saat dihubungi mengatakan, dalam studi banding itu juga ikut serta Ketua Tim DR Basukiyatno, sekretaris tim Dwijoyo SH MH, PR I Dino Rozano MPd. Dari Pemkot Tegal ikut pula Ketua Tim Pemkot Diding Syafroeddin dan beberapa pejabat lain seperti Pjs Kepala Dinas Pendidikan Suranto SH, Kepala Kantor Kesbang Linmas Sumito SIP, Kabag Umum Waluyo Sedjati SH. Menurut Amin, upaya UPS menjadi PTN itu dirintis secara bersama oleh Pemkot dan UPS. Dalam studi banding tersebut, kata dia, panitia akan memfokuskan ke sisi persyaratan formal pendirian PTN serta mengadakan lobi-lobi, antara lain ke Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). Universitas Trunojoyo dan Ki Ageng Tirtayasa dijadikan objek studi banding oleh panitia kecil, kata Amin, karena kedua PTN tersebut awalnya berstatus perguruan tinggi swasta. ''Kalau studi banding ke kedua PTN di Madura dan Banten selesai, Jumat (27/1) kami akan menghadap ke Dirjen Dikti,'' ujar Amin. Paparan Menurut Amin, kalau kerja panitia kecil selesai, Pemkot dan UPS akan membentuk Panitia Perintisan. Pada Februari mendatang, akan mengadakan paparan hasil studi banding ke DPRD dan lobi ke Dirjen Dikti. Panitia Perintisan juga akan menggandeng pihak dari luar, misalnya Mendagri Moh Ma'ruf untuk duduk di jabatan tertentu. UPS yang semula bernama Universitas Pancasila didirikan Partai Golkar, 1 Maret 1980. Namanya diubah UPS sejak 1982. Menurut Amin, saat ini jumlah mahasiswanya mencapai 4.300. ''Kami mengganti nama Universitas Pancasila menjadi UPS, karena saat itu di Jakarta sudah ada universitas yang bersama-sama, yakni Universitas Pancasila,'' ujar pensiunan Pemkab Brebes itu. Kepala Kantor Kesbang Linmas Sumito SIP mengatakan, Pemkot tergerak untuk ikut serta merintis UPS menjadi PTN, karena merespons adanya aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat, yang berkeinginan mengubah status UPS menjadi PTN.(aj-61s) |