| Senin, 23 Januari 2006 | PANTURA |
Hari Ini Bupati Terpilih DilantikSiap Bawa Pemalang MajuSENIN ini pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang terpilih HM Machroes SH-H Junaedi SH MM dilantik Gubernur H Mardiyanto. Sebuah momentum biasa dalam akhir perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada), hanya saja kali ini mereka adalah pemimpin pertama yang dipilih rakyat secara langsung. Sebagai pemimpin yang merepresentasikan keinginan mayoritas warga mengemban tugas cukup berat. Terlebih Pemalang hingga kini pamornya masih di bawah daerah tetangga, seperti Pekalongan dan Tegal. Namun, ada kepercayaan akan dapat mengejar ketertinggalan. Apalagi, jika melihat sosok HM Machroes SH yang telah berpengalaman selama 5 tahun memimpin. Sementara Wakil Bupati H Junaedi SH MM adalah sosok muda yang mampu mewujudkan harapan sebagai pendamping yang andal. Kebetulan mereka berdua adalah sama-sama putra daerah yang tahu banyak tentang daerahnya sendiri, sehingga lebih pengalaman dalam mengatasi persoalan yang ada. Sepuluh program prioritas yang menjadi visi dan misi Machroes cukup mendekati dalam penanganan persoalan/tantangan yang ada. Sebut saja misalnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sekarang ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan. Jika akan dilakukan pengobatan gratis keluarga miskin dan pembangunan prasarana penunjangnya, maka itu merupakan pilihan program cukup tepat. Program lainnya seperti pendidikan, peningkatan ekonomi rakyat, menarik investor, pembangunan infrastruktur dan profesionalitas aparatur memang tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam upaya memajukan daerah. Sebab bidang-bidang itulah yang terkadang muncul menjadi persoalan selama ini. Cukup Menggembirakan Meski begitu yang dicapai Pemalang dalam lima tahun terakhir cukup menggembirakan. Perekonomian dari 1999 sampai 2004 mengalami pertumbuhan siginifikan. Secara umum masing-masing sektor/lapangan usaha pada 2004 mengalami pertumbuhan. Sementara kontribusi penyumbang PDRB berasal dari 3 sektor, yaitu pertanian sebesar 33,27 persen, perdagangan 23,43 persen dan industri 20,39 persen. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada kenaikan 19 sampai 34 persen. "Dengan kondisi perekonomian seperti itu memberikan implikasi pada peningkatan kesempatan dan penyerapan tenaga kerja dan mampu meningkatkan perkapita penduduk," kata Machroes ketika menyampaikan LKPj akhir masa jabatan 2001-2006. Namun begitu langkah perekonomian rakyat lima tahun ke depan tidaklah ringan. Persoalan dampak kenaikan harga BBM yang mencapai 100 persen lebih, merupakan beban yang berat bagi semua pemimpin daerah termasuk di Pemalang. Harga kebutuhan pokok seperti beras yang terus melambung, juga patut menjadi perhatian ekstra keras. Karena kini rakyat merasakan beban kehidupan yang semakin berat. Belum persoalan lainnya yang tak terduga seperti bencana alam yang baru saja melanda di Kecamatan Watukumpul, Bodeh, dan Bantarbolang. Serta tutupnya pabrik tekstil andalan PT Texmaco Jaya merupakan simpul-simpul persoalan yang harus diurai. Dalam konteks itu pemimpin daerah tidak bisa sendirian mengatasinya. DPRD sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, dan masyarakat sebagai pelaku sosial, tidaklah salah untuk ikut bersama-sama membangun daerah menurut kemampuan dan tugasnya masing-masing. Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati kali ini berada pada momentum peringatan HUT Ke-431 Kabupaten Pemalang pada 24 Januari 2006. Dengan bertambahnya usia itu diharapkan semakin mantap maju ke depan.(Saiful Bachri-19) |