| Senin, 23 Januari 2006 | MURIA |
Pemasukan Bocor 15 PersenJEPARA - Sesuai perkiraan, Stadion Kamal Djunaidi Jepara, Minggu (22/1) sore kemarin dijejali penonton. Mulai tribun tertutup di bagian barat, hingga tribun terbuka di utara, timur, dan selatan, berubah menjadi lautan merah. Sesuai kostum tim kebanggan warga Jepara, Persijap, para penonton pun sebagian besar memakai kaus merah. Walau tampaknya stadion terisi sesuai kapasitas 15 ribu orang, bukan berarti pemasukan yang diperoleh panitia pelaksana (panpel) pertandingan mencapai angka maksimal. ''Melihat stadion terisi penuh penonton, menurut hitungan seharusnya panpel bisa memperoleh pemasukan Rp 195 juta. Namun, dari hitungan sementara yang kami peroleh berkisar Rp 160 juta,'' ucap Ketua Panpel Pertandingan Persijap, H Sutedjo, di stadion sore kemarin. Perinciannya, lanjut Sutedjo, tribun tertutup harga tiket Rp 25 ribu/lembar berkapasitas 3,000 orang. Tribun terbuka dengan tiket Rp 10 ribu/lembar berkapasiats 12 ribu orang. Jika tiket terjual semua, seharusnya mendapat pemasukan Rp 195 juta, sehingga kebocoran berkisar Rp 25 juta. Kebobolan yang paling besar, imbuh Sutedjo, lewat tribun tertutup. ''Pintu tengah banyak yang bobol. Selain itu, banyak penonton dengan tiket Rp 10 ribu melompat pagar masuk ke tribun tertutup. Ini pertandingan pertama, akan kami jadikan bahan evaluasi dan pengalaman agar besok Rabu (25/1) saat melawan Arema sudah lebih baik.'' Tak hanya kehilangan uang tiket masuk, tim Persijap juga kehilangan perolehan angka. Bermain di hadapan pendukung, justru ditahan 0-0 oleh tim tamu, Persekabpas Kabupaten Pasuruan. Tim asuhan Rudy William Keeltjes mendapatkan beberapa peluang, namun tak membuahkan gol. Kurang tajamnya barisan depan Persijap, menurut manajer tim H Setiyono SE MM, tak lepas dari absennya beberapa pemain pilar. Junior Lima, ujung tombak Persijap absen akibat akumulasi dua kartu kuning ketika bertanding melawan tuan rumah PSIM dan Persib Bandung pekan lalu. Yahya Sossomar cedera, sedangkan striker baru asal Thailand, Manit, masih terhambat urusan keimigrasian. Kehilangan dua poin di kandang ini, memang bertolak belakang dengan hasil pertandingan away . Setelah mencuri satu poin, hasil seri 0-0 di kandang PSIM Yogya, Minggu (15/1), Persijap menang 1-0 atas tuan rumah Persib Bandung, Rabu (18/1). Kekalahan Persib pun berbuntut dengan diberhentikannya pelatih, Rinandar. Walau tak mencapai target menang, penonton tampaknya memaklumi keadaan itu. Mereka tetap tertib di dalam dan setelah bubaran. ''Patut disyukuri, penonton tetap tertib, sehingga pertandingan berlangsung aman,'' tandas Wakapolres Jepara Kompol Indra SIK, yang memimpin 250 petugas keamanan gabungan. (kar,H15-54) |