logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Januari 2006 MURIA
Line

Dibahas, Calon Tunggal Direktur PDAM Rembang

REMBANG- Tokoh masyarakat Rembang Arief Suseno menyarankan jika ingin menjadikan PDAM sebagai sebuah BUMD yang sehat, idealnya bupati tidak hanya mengirimkan satu calon kepada DPRD. Logikanya, pemkab harus membuka kesempatan seluas-luasnya kepada profesional di bidang tersebut, untuk berkompetisi merebut jabatan direktur PDAM.

''Jangan-jangan ada suatu permainan atau bahkan mungkin ada pihak-pihak yang menekan bupati untuk hanya mengirimkan satu calon kepada DPRD. Akan lebih bijak jika perekrutan direktur PDAM dilakukan secara terbuka,'' tegasnya.

Menurut dia, jika semakin banyak calon berkualitas diusulkan oleh bupati, persaingan yang positif untuk membenahi kinerja PDAM bisa tercapai. Bahkan, jika perlu sebelum mengusulkan kepada DPRD, bupati menyewa jasa konsultan profesional untuk mencari figur-figur yang kapabilitasnya mampu membawa PDAM Rembang menjadi lebih baik.

''Namun, jika pencalonan tunggal ini karena sebuah tekanan atau mengakomodasi kepentingan politik pihak tertentu, akan menjadi preseden buruk bagi BUMD lain.''

Seperti diketahui, Agus Supriyanto MM diusulkan sebagai calon tunggal Direktur PDAM Rembang ke DPRD. Agus juga telah memaparkan visi-misinya jika terpilih lagi, pada Rabu (18/1) sore di hadapan anggota legislatif.

Wakil Ketua DPRD asal PPP H Chafidz menyatakan masih belum bisa memberikan keterangan apakah lembaganya menerima atau menolak usulan calon tunggal dari eksekutif itu.

''Suara setuju atau tidak ditentukan oleh masing-masing fraksi di DPRD. Jika sebagian besar fraksi mendukung, calon dari bupati itu bisa diterima. Namun jika tidak didukung oleh mayoritas fraksi, bupati harus mengusulkan kembali calon yang lain,'' tegasnya.

Wakil Ketua DPRD dari PDI-P Suriyanto SPd menuturkan, lembaganya hanya bisa menyetujui atau tidak usulan bupati atas jabatan direktur PDAM tersebut. Meski bupati mengirimkan 10 calon, DPRD menolaknya, maka harus dilakukan prosedur pengiriman ulang calon.

''Kalau calon yang diusulkan kami tolak, bupati harus mengusulkan calon baru yang belum pernah diusulkan sebelumnya,'' tandas Suriyanto. (moe-50s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA