| Senin, 23 Januari 2006 | MURIA |
14 Warga Desa Bringin Terserang Kaki GajahPATI - Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah dari 158 warga Desa Bringin, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, 14 orang dinyatakan positif terserang penyakit filariasis atau lebih dikenal dengan sebutan penyakit kaki gajah. Sebelumnya, di desa itu hanya ditemukan seorang penderita. Yang Menjalankan Tugas (YMT) Kepala Subdin Penanggulangan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (P2MPLP) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati dokter H Subawi membenarkan adanya hal tersebut. Menurut dia, pihaknya tetap terus memberikan bantuan upaya penyembuhan kepada para penderita. Hal yang sama juga dilakukan kepada enam penderita kaki gajah lainnya, baik di wilayah Kecamatan Gembong maupun Tayu. Khusus di Tayu, seorang penderita sudah dinyatakan sembuh sehingga tinggal mereka yang berasal dari Gembong dan Kecamatan Juwana. Sebelumnya, warga dari Desa Agungmulyo pernah diambil sampel darahnya ketika ditemukan penderita penyakit tersebut. Hasilnya, tiga warga positif menderita filariasis. ''Di Kabupaten Pati, saat ini terdapat 20 orang penderita penyakit tersebut,'' ujarnya. Subawi menyatakan tak berani memastikan bahwa wilayahnya mengalami kejadian luar biasa (KLB) karena hal tersebut wewenang Bupati. Lembaga DKK hanya memberikan data berdasarkan temuan adanya penderita penyakit di suatu tempat. Sesuai dengan undang-undang mengenai wabah, meskipun hanya ditemukan satu penderita, bila sebelumnya tak ditemukan penderita penyakit tersebut, sudah memenuhi syarat untuk ditetapkan bahwa daerah itu mengalami KLB. Terlepas dari masalah itu, pihaknya akan terus berupaya melakukan pengobatan terhadap para penderita. Di samping itu, pihaknya juga akan tetap memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang munculnya gejala dan faktor penyebab penyakit tersebut. Hal itu dimaksudkan, bila ada warga yang menemukan tanda-tanda penyakit kaki gajah, warga tak ragu-ragu lagi membawanya berobat ke rumah sakit. (ad-54n) |