| Senin, 23 Januari 2006 | MURIA |
Terganggu SUTET, Warga Minta DirelokasiJEPARA - Sampai hari kelima uji coba pengisian tegangan saluran udara tegangan ekstra-tinggi (SUTET) KV Tanjung Jati - Purwodadi - Ungaran, di Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Jepara masih menimbulkan ketidaknyamanan warga setempat. Pasalnya, jaringan kelistrikan tersebut masih menimbulkan suara gemuruh sehingga mengganggu warga setempat. Suara gemuruh itu terutama dapat dirasakan saat turun hujan. Pada kondisi seperti itu di sekitar lokasi SUTET suara gemuruh terdengar lebih keras seperti bunyi mesin pesawat terbang. Thohari, warga RT 2 RW 6, meminta pemerintah merelokasi warga ke wilayah yang tak terkena dampak kebisingan tersebut. ''Hidup kami sudah tak nyaman. Kami minta direlokasi saja,'' katanya. Hal senada juga dikemukakan Asnadi, Sukamto, dan Mulyono. Rumah warga RW 6 itu juga dilalui jaringan SUTET. Mereka berharap jika pemerintah menyediakan lahan relokasi, biaya ganti rugi bisa digunakan untuk membangun rumah. Persoalan tersebut telah dikemukakan kepada pihak PLN Semarang beberapa waktu lalu. Kini terdapat 184 keluarga yang rumahnya dilintasi jaringan SUTET pada empat tower, yakni dari nomor 82-85. ''Namun sampai sekarang, kami belum menerima kabar (jawaban PLN-Red) mengenai hal itu,'' ungkapnya. (H8-50n) |