logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Januari 2006 EKONOMI
Line

Kredit UFI Semarang Tembus Rp 62,2 Miliar

SEMARANG - PT U Finance Indonesia (UFI) Cabang Semarang pada periode 2005 berhasil membukukan pengucuran kredit sebesar Rp 62,2 miliar. Total kredit tersebut merupakan akumulasi 11 bulan tahun 2005 karena UFI Semarang mulai beroperasi pada Februari 2005. "Kami berharap cabang Semarang terus dapat meningkatkan produktivitas kredit baru untuk tahun 2006," ungkap oleh Presiden Direktur Jun Mukoyama di Hotel Grand Candi, akhir pekan lalu.

Mukoyama juga mengungkapkan keberhasilan UFI Semarang melakukan ekspansi kredit diikuti juga dengan kesuksesan mengelola rasio kredit bermasalah (non-performing loan - NPL). Per akhir Desember 2005, NPL UFI Semarang mencapai 1,06 persen.

"Bagi UFI, pengelolaan NPL sama pentingnya dengan pengembangan bisnis. Kami melihat UFI Semarang mampu menjaga peningkatan bisnis yang diselaraskan dengan pengelolaan kredit bermasalah," jelas Mukoyama.

Secara nasional, UFI berhasil membukukan kredit baru sebesar Rp 1,165 triliun per akhir 2005 atau meningkat tajam sebesar 176 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berada di posisi Rp 422 miliar. Sementara itu NPL UFI secara nasional berada pada posisi 1,15 persen. "Kami akan terus mengelola agar NPL terus dibawah 2 persen," tutur Mukoyama. Untuk tahun 2006, UFI menargetkan kredit baru sebesar Rp 2 triliun.

Selain menargetkan peningkatan bisnis dan pengelolaan kredit bermasalah, pemegang saham UFI mempersiapkan peningkatan modal UFI dalam waktu dekat. Saat ini, telah memasuki tahap finalisasi injeksi modal ke UFI. Injeksi modal ini diberikan oleh UFJ Bank Japan dan UFJ Nicos Japan. "Pemegang saham UFI memiliki komitmen jangka panjang untuk menjalankan bisnis multifinance di Indonesia. Injeksi modal ini merupakan salah satu bentuk realitas komitmen tersebut," kata Jun Mukoyama.

UFI adalah perusahaan yang bergerak di bidang consumer finance dengan fokus utama di bidang pembiayaan otomotif. UFI didukung oleh Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) - lembaga finansial terbesar di dunia yang berkedudukan di Jepang.

Pada kesempatan yang sama, Mukoyama mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat Semarang pengguna jasa UFI dan dukungan mitra bisnis. Sinergi UFI dengan mitra bisnis telah memunculkan produk dan pola marketing yang menguntungkan bagi nasabah. "Kami sangat sadar, layanan kami masih perlu banyak penyempurnaan, dengan dukungan nasabah pengguna jasa dan kerja sama dengan mitra kerja, kami yakin kesempurnaan pelayanan akan dapat kami raih," ujar dia. (mhr-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA