logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Januari 2006 SALA
Line

Pendapa Magangan Bisa untuk Latihan Kesenian

BALUWARTI - Pendapa Magangan yang sudah tersentuh revitalisasi namun belum sempurna karena dana renovasi lanjutannya mandek, kini sudah memenuhi syarat untuk difungsikan sebagai ajang kegiatan rutin latihan aneka kesenian aset Keraton Surakarta. Meski belum sempurna, kapan saja pendapa yang direkonstruksi dari sisa-sisa peninggalan Keraton Kartasura itu siap difungsikan.

"Usulan Joko (Joko Daryanto SSn-Red) itu bagus, agar keramaiannya merata dan menambah daya tarik wisatawan. Kapan saja akan difungsikan sudah siap, meskipun belum sempurna. Tempat itu terasa teduh, tidak kepanasan atau kehujanan dan lebih luas," tutur KP Edy Wirabhumi selaku koordinator tim revitalisasi Keraton yang kemarin berada di Jakarta, saat dimintai tanggapan Suara Merdeka via telepon genggamnya.

Disebutkan, pendapa yang konstruksi aslinya dari Keraton Surakarta sudah remuk termakan usia itu, baru sekali mendapat sentuhan revitalisasi pada 2004. Kini, pendapa itu sudah berdiri megah, beratap rapat dan berlantai marmer, namun belum dilengkapi sekat-sekat, dinding atau langit-langit serta instalasi penerangan yang cukup.

Pendapa yang luas dan terletak di bagian selatan atau belakang kompleks Keraton Surakarta itu, setelah lama menganggur karena ambruk, kini sudah direkonstruksi kembali, namun belum difungsikan secara resmi. Hanya sesekali digunakan, yaitu ketika ada sarasehan dengan artis Maia Ratu dan fotografer Darwis Triadi beberapa waktu lalu.

"Meski sudah bisa digunakan untuk beberapa kegiatan, belum sepenuhnya kami fungsikan. Sebab, masih ada kekurangan beberapa hal. Termasuk, landscaping-nya sama sekali belum terjamah. Harapan kami, segera ada bantuan dari pemerintah dan renovasi dilanjutkan hingga tuntas," ujar pimpinan Lembaga Hukum Keraton Surakarta itu.

Dana Bantuan

Namun, dana bantuan dari pemerintah yang diharapkan mengucur, terutama dari Pemerintah Pusat, hingga 2005 tidak kunjung datang dan untuk 2006 ini juga tidak ada tanda-tanda akan mengucur. Meski begitu, tim revitalisasi ataupun Kantor Sasana Wilapa tidak keberatan menanggapi permintaan Joko Daryanto SSn yang ingin menggunakan pendapa itu untuk latihan-latihan kesenian secara rutin di sana.

Di tempat terpisah, Joko menyatakan terima kasih apabila gagasan dan permintaannya ditanggapi positif. Karena, banyak sekali gending-gending karawitan berikut repertoar tari yang berhasil dieksplorasi, dan butuh tempat yang leluasa untuk merekonstruksi serta melatihnya dalam bentuk konser. (won-16d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA