logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Januari 2006 PANTURA
Line

Warga Keberatan Pembangunan Rumah Sakit

TEGAL - Warga Jalan Abdinegara, Kelurahan Pekauman, Kota Tegal, menyatakan keberatan terhadap rencana pembangunan RS Citra Medika di daerah tersebut. Mereka khawatir, keberadaan rumah sakit akan mencemari lingkungan.

Selain itu, lantai rumah sakit yang lebih tinggi daripada rumah-rumah di sekitarnya, diperkirakan bakal memicu genangan air di daerah tersebut manakala hujan turun.

Kekhawatiran itu dilontarkan pada pertemuan antara pengelola rumah sakit dan warga Jalan Abdinegara di gedung SMK Negeri 1, Minggu (15/1).

Pertemuan dihadiri sekitar 60 warga Kelurahan Pekauman dan sebagian Kelurahan Kemandungan dan Kelurahan Kraton. Hadir pula Camat Tegal Barat Dradjat, yang ditunjuk sebagai mediator, dan Ketua Komisi D DPRD Drs Darni Imaddudin.

Salah seorang warga, H Darmawan, mengaku khawatir pembangunan rumah sakit akan membuat retak bangunan rumah di sekitarnya. Sementara itu, limbah rumah sakit akan masuk ke saluran umum dan menularkan penyakit-penykit berbahata.

Juru bicara pembangunan RS Citra Medika, dokter Tri Mulyo, menjelaskan rumah sakit yang akan dibangun di atas tanah satu hektare itu akan dilengkapi instalasi pengolah limbah.

Sebelum pembangunan dilaksanakan, pihaknya terlebih dulu membuat analisis dampak lingkungan. Dia menjamin pembangunan rumah sakit itu tidak akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Jalan Tengah

Ditambahkan, luas bangunan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Sipelem itu 3500 meter persegi. Pihak RS akan menyediakan tempat parkir, unit pengolah limbah, dan fasilitas lain.

Pembangunan sejauh ini baru pada tahap pengurukan tanah. Pembuatan fondasi segera dilakukan setelah warga mengizinkan.

Camat Tegal Barat menyatakan memahami kekhawatiran warga. Dia mengusulkan jalan tengah terbaik antara kedua belah pihak.

''Yang kita harapkan adalah, bagaimana rumah sakit bisa didirikan namun tanpa dampak negatif terhadap warga,'' ujarnya. Untuk itu, dia memberi kesempatan kepada warga untuk merumuskan tuntutan kepada pengelola rumah sakit.

Akhirnya, disepakatilah waktu dua minggu untuk menyusun tuntutan tersebut. Hasil rumusan tuntutan itu nantinya akan disampaikan dalam pertemuan lanjutan, akhir bulan ini. (H16-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA