| Rabu, 18 Januari 2006 | PANTURA |
Debit Kali Ketiwon Naik, Warga WaswasTEGAL - Ratusan orang yang tinggal di sekitar Kali Ketiwon waswas, Senin malam lalu (16/1). Mereka berjaga-jaga di tepi sungai, setelah mengetahui debit air anak Kali Gung itu terus naik. Warga khawatir air sungai meluap, jika hujan deras terus mengguyur. Di sisi timur tanggul terletak Kelurahan Dampyak dan Desa Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Di sebelah barat, ada Kelurahan Panggung dan Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Ratusan warga Kota Tegal di dua kelurahan itu membuat api unggun di tepi sungai, sambil terus mengawasi ketinggian air. Debit air sungai terlihat terus meninggi antara pukul 19.30 hingga 23.30. Di jembatan Kali Ketiwon, yang melintang di jalur pantura, air telah menenggelamkan tanggul di sekitar jembatan. Akibatnya, tanggul itu sedikit longsor. Aliran air yang cukup deras bahkan nyaris menyentuh badan jembatan. Beruntung air yang melewati tanggul sebelah timur tidak sampai masuk ke perumahan Mejasem, karena air terbendung rel KA. Sekitar pukul 23.30, ketinggian air mulai surut. Dua Terjebak Berdasarkan pantauan di lapangan, debit air anak Kali Gung itu naik akibat hujan deras yang terus mengguyur daerah selatan sejak 14.30 hingga 17.00. Kapolsek Balapulang AKP Sulistiyono mengatakan, dua warga Kecamatan Bojong yang sedang memancing di atas batu besar di tengah sungai itu, sempat terjebak banjir. Mereka tidak berani turun dari batu besar tersebut untuk berenang ke tepi. Warga sekitar yang mengetahui keadaan mereka, langsung melapor ke Polsek Balapulang. Sejumlah petugas polsek dan tim SAR Polres Tegal kemudian melakukan upaya evakuasi. Keduanya baru dapat diselamatkan sekitar pukul 22.00, kemarin malam. Secara terpisah Kasubdin Pengairan DPU Kabupaten Tegal Drs Harwiyanto mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi memang menyebabkan debit air Kali Gung naik. Demikian juga debit air di sejumlah anak sungai, antara lain Kali Ketiwon yang membatasi Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Karena itulah, pihaknya mengimbau warga di sekitar aliran sungai itu agar tetap waspada. ''Jangan memancing di tengah sungai. Sebab, jika hujan deras turun, akan terjadi arus besar seperti kemarin petang,'' katanya.(D12,H16-58) |