logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Januari 2006 OLAHRAGA
Line

Rudy: Kami Datang untuk Menang

BANDUNG - Meski berstatus tim tamu, Pelatih Persijap Rudy William Keeltjes menjamin timnya tidak bakalan menerapkan strategi bertahan.

Bahkan Jimmy Suparno dkk diinstruksikan untuk bermain terbuka. Sementara lawannya, Persib terkesan dilanda ketegangan. ''Saya tidak suka dengan negative football (bertahan total). Kami ke sini juga untuk mencari kemenangan, karena tawarannya menang atau kalah. Kalau draw itu bonus. Kalau belum apa-apa sudah berpikir kalah, lebih baik kita pulang sekarang juga,'' tegas Rudy Keltjes usai menjajal rumput Stadion Siliwangi Bandung, Selasa.

Menurut Rudy, hanya dengan bermain ngotot dan semangat penuh, menjadi cara untuk meredam kebangkitan Persib dalam Kompetisi Liga Djarum Indonesia (KLDI) XII hari ini. Mantan pelatih Persipura itu sadar Persib tengah mencari pelampiasan atas kekalahan yang menimpa mereka dari PSIS, Minggu lalu.

''Kita khawatir bakal menjadi korban amukan Persib. Tapi tentu tidak semudah itu kalau Persib ingin melumat kami,'' tandasnya.

Rudy juga sempat bertutur bahwa dia mempunyai pengalaman mengesankan di Stadion Siliwangi. Turun di Turnamen Piala Siliwangi pada pertengahan tahun 1970-an, dia memperoleh predikat sebagai pemain terbaik. Kenangan itu tentu ingin diulanginya.

Dengan materi yang ada sekarang, lanjutnya, Persib memang menyimpan potensi besar. Pemain-pemainnya berkualitas macam Charis Yulianto, Zaenal Arief, atau Gendut Doni. Ditambah trio pelatih Risnandar, Encas Tonif, dan Dedi Sutendi yang dikenalnya baik.

''Pemain Persib sekarang kebanyakan syarat pengalaman. Khusus Zaenal, mungkin ada pengawasan tersendiri baginya. Maklum, naluri mencetak golnya tinggi,'' bebernya.

Kendati tidak dapat menurunkan striker Manit Noyvach (Thailand) karena masalah Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara), Rudy mengaku tak mau terlalu pusing. Duet Jimmy Suparno dan Junior Lima masih bisa diandalkan untuk merobek pertahanan Persib.

Sementara itu, Jimmy Suparno menegaskan dia dan teman-temannya tak mau menjadi korban amukan Persib. ''Saya siap mengagalkan rencana mereka. Hanya saja kita mesti berkerja lebih keras lagi dibanding meladeni PSIM tempo hari,'' katanya.

Persib Tegang

Dalam kesempatan menjajal lapangan, kubu Persib terkesan tegang saat menjalani partai keduanya di kandang. Kekalahan dari PSIS Minggu lalu, masih membekas sehingga konsentrasi pemain dan pelatih cukup terganggu.

Puncaknya saat asisten pelatih Encas Tonif dan sejumlah pemain bersitegang dengan penonton yang menyaksikan aktivitas mereka, pagi kemarin. Sepanjang menjajal lapangan, koor bernada menghujat berseliweran dan terdengar keras hingga tengah lapangan.

Begitu sesi latihan usai, Erik Setiawan dkk langsung memburu salah seorang penonton ke arah pintu keluar tribun di luar stadion. Dengan emosi, mereka menasihati penonton tersebut agar bisa bertindak santun dan fair dengan mendukung timnya dan tidak dengan mencaci.

Begitupun Encas Tonif, tapi tak hanya kata-kata, dia sempat pula melayangkan tamparan ke pipi penonton berusia sekitar 25 tahunan itu. Sebelumnya, Encas sempat pula menanduk kepala pemain asing asal Amerika Latin dalam laga uji coba Persib, sebelum liga bergulir.

Tak mau terjadi apa-apa, petugas keamanan Stadion Siliwangi segera mengamankan penonton tersebut. Pelatih Risnandar yang biasanya ringan berbicara, kali ini pun memilih mengerem. ''Saya tak mau berbicara banyak. Lebih baik lihat saja pertandingan besok,'' katanya.

Dia memang paling banyak dihujat, dan dituntut mundur usai kekalahan 1-2 dari Mahesa Jenar. Jika sampai kalah lagi atau draw, bisa dipastikan suasana Bandung bakal bertambah panas. Ris sendiri pernah berjanji akan mundur jika sampai tiga kali kalah.

Kemarin, Persib mengumumkan pula akan menambah kekuatan timnya. Dua pemain asing tambahan bakal direkrut yakni striker Redovane Barkoui (Maroko) dan gelandang Sebastian Martin Ocrqenecz (Argentina). Tapi kemungkinan mereka tak bakal diturunkan saat melawan Persijap.

Prakiraan Pemain

Persib: Cecep Supriatna (kiper), Antonio Claudio. Usep Munandar, Charis Yulianto, Gilang Angga, Erik Setiawan, Enjang Rohiman/Yaris Riyadi, Eka Ramdani, Salim Alaydrus, Zaenal Arief, Boy Jati Asmara.

Persijap: Budiman Baswir (k), Edward Issir, Kasiadi, Evaldo Da Silva, M Yusuf, Phaitoon Thiabma, Agus Suprianto, Wahyu Wahab, Ayouck Berti, Jimmy Suparno, Junior Lima. (dwi-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA