| Rabu, 18 Januari 2006 | OLAHRAGA |
Hentikan Mimpi BurukROMA- Kandidat kuat kampiun Serie A musim ini, Juventus, akan berangkat ke Chievo Verona, Kamis (19/1) WIB membawa kepercayaan diri yang membuncah, setelah mencapai masa pertengahan musim dengan meraup 52 poin, sebuah rekor baru Liga Italia. Kemenangan 1-0 sang juara bertahan atas Reggina di Delle Alpi, Turin, Minggu lalu, adalah kemenangan ke-17 dalam 19 pertandingan musim ini. Hasil itu membawa mereka unggul 10 poin atas Inter Milan dan 12 angka dari AC Milan dan Fiorentina. Duel di Marc'Antonio Bentegodi, kandang Chievo, mungkin akan menjadi sangat berat bagi tim-tim lain di Seri A. Maklum, Chievo merupakan tim yang sukses melakukan nyaris sapu bersih di kandang sendiri musim ini, termasuk dengan menekuk AC Milan 2-1. Mereka hanya kalah sekali di kandang. Tetapi, calon lawannya kali ini adalah Juventus, satu-satunya tim yang tidak pernah mereka kalahkan, bahkan saat bertanding di Stadion Bentegodi. Sejak naik ke Seri A musim 2001/2002, belum sekali pun tim polesan Giuseppe Pillon ini mampu menghentikan sepak terjang Juventus. Kontradiksi Lebih payah lagi, musim ini Giuseppe Pillon tidak mendapat suntikan dana untuk membeli pemain baru, karena klub memang tengah limbung. Sementara anak asuh Fabio Capello memiliki kekayaan berlimpah. Sebuah kontradiksi yang sangat menonjol. Chievo tak mampu mendatangkan pemain bintang, sebaliknya arsitek Juventus kini tengah dalam kesulitan memilih pemain karena saking banyaknya pemain besar di timnya. "Ada 24 bintang dalam tim dan mereka semua ingin bermain. Mereka sama ambisiusnya," kata Fabio Capello. "Rahasianya adalah bagaimana membuat mereka bersedia menunggu. Anda harus tahu tali apa yang harus ditarik untuk mengeluarkan permainan terbaik masing-masing pemain." Capello menegaskan, tidak ada yang tak tergantikan di timnya karena pergantian pemain menjadi bagian sangat penting dalam strategi. Dia telah mengatakan kepada semua pemain bahwa ada waktunya mereka hanya duduk di bangku cadangan atau bahkan di tribune penonton. Juventus belum pernah kalah dari Chievo. Mereka memenangi semua pertandingan tandang di kota Verona. Tapi, musim ini menjadi lain bagi Chievo, karena mereka hanya sekali kalah di rumah sendiri. Satu-satunya kekalahan itu tercipta pekan lalu dari Fiorentina melalui gol saat injury time, yang membuat mereka tergelincir ke peringkat tujuh. "Setiap tim memiliki keinginan untuk merebut scudetto (gelar juara Seri A). Tetapi jelas kami harus menahan diri untuk tidak mengatakan kami berjalan menuju ke sana. Yang ingin kami lakukan sekarang adalah bagaimana mimpi buruk Chievo tak lagi terjadi,'' kata Giuseppe Pillon. Mimpi buruk yang dimaksud Pillon adalah selalu kalah dari Juventus saat main di Bentegodi. ''Kami tidak ingin mengulang itu.'' (rtr,F3-40) |