logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Januari 2006 MURIA
Line

Dua Pintu Pelimpah Blimbing Tak Berfungsi

  • Sebagian Ditutup Pasangan Batu Bata

KUDUS - Pintu pelimpah dari jaringan Serang Welahan Drain (SWD) I di Desa Blimbing, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus saat ini tak difungsikan lagi. Pasalnya, dua dari empat pintu tersebut, yaitu nomor 3 dan 4, sudah ditutup dengan pasangan batu bata.

Pintu nomor 1 dan 2 masih mungkin untuk membuang aliran air dari SWD 1 ke arah Jepara.

Seorang warga, Sarju, menyatakan kondisi tersebut sudah berlangsung lima tahun ini. Seingat dia, ketika itu ada sejumlah petugas yang menutup.

"Dahulu, juga ada petugas yang berjaga di tempat tersebut namun kini tak ada lagi," ujar dia, kemarin.

Kabid Pengairan Dinas PU Kudus Ir Arumdyah Lienawati mengemukakan, saat keempat pintu tersebut difungsikan, dahulu ada warga yang sengaja membuka keempat lajur yang ada.

"Tujuannya, agar mereka dapat mencari ikan di sekitar pintu tersebut," ujarnya.

Namun, ketika air dari Sungai Wulan sedang tinggi-tingginya, air yang sampai di SWD I justru berbalik dan melimpas ke beberapa daerah di sekitarnya.

"Akhirnya, hanya dua pintu tersebut yang kini digunakan, sedangkan dua lainnya ditutup," ungkapnya.

Menurut keterangan dia, dengan dua pintu tersebut, fungsi pelimpahan dari Sungai Wulan ke SWD 1 sudah cukup. Selain itu, pintu yang masih dapat difungsikan tersebut dapat dipakai memasok air ke sejumlah area pertanian di sekitarnya.

Soal tak adanya petugas yang mengawasinya, Arum menekankan, pihaknya mengalami keterbatasan personel.

Dia menyebutkan, pintu pelimpah Blimbing sebenarnya sudah tak difungsikan lagi. Hal itu sudah digantikan dengan adanya pintu pelimpah Goleng.

"Pintu pelimpah Blimbing dibuka dengan tujuan untuk memasok kebutuhan irigasi di sekitar lokasi," tambahnya. (H8-54j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA