| Rabu, 18 Januari 2006 | KEDU & DIY |
Diterapkan, Konsep Mengajar dengan HatiYOGYAKARTA- Sejak tahun 2004 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) telah menerapkan konsep teaching with heart (mengajar dengan hati) kepada mahasiswanya. Kesemuanya itu dimaksudkan agar negara ini tidak menjadi terpuruk terus hingga tidak bisa berkompetisi dengan negara lain. Hal itu dikemukakan oleh Rektor UAJY Dr Slamet S Sarwono MBA kepada wartawan, dalam perbincangan informal mengenai ''Prediksi Pendidikan Tinggi di Yogyakarta'', baru-baru ini. Menurut Slamet, mengajar dengan hati memang belum banyak diterapkan walaupun konsep itu bukan baru, khususnya di tingkat pendidikan tinggi. Dengan cara tersebut, proses pendidikan bukan hanya kegiatan formal tetapi merupakan proses dialog antara mahasiswa dan dosen. ''Dosen akan lebih memahami secara keseluruhan pribadi-pribadi mahasiswanya,'' ujarnya. Dalam pertemuan yang didampingi pula oleh Pembantu Rektor III UAJY A Tonny Pongoh SH LLM itu, Rektor mengatakan dengan demikian maka dalam tiap kelas jumlah mahasiswanya dibatasi misalnya 40-50 orang bahkan untuk mata kuliah tertentu hanya 25 orang mahasiswa. Dengan demikian mahasiswa menjadi lebih dekat dengan dosen dan para dosen yang bersangkutan bisa mengenal setiap mahasiswanya secara lebih dekat, sehingga dosen bisa melakukan kontrol terhadap setiap mahasiswanya dengan sebaik-baiknya. (P12-42) |