logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Januari 2006 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Keliling Dunia dengan Mobil

LONDON - Penghematan bahan bakar ternyata tidak hanya dilakukan warga Indonesia saja. Warga Inggris pun melakukannya. Pasangan Inggris, kemarin, memulai perjalanan keliling dunia dengan mobil. Perjalanan mereka itu bukannya tanpa tujuan namun untuk memecahkan rekor dunia bagi efisiensi bahan bakar.

John dan Helen Taylor berangkat dengan mobil Volkswagen Golf standar untuk perjalanan sejauh 28.970 kilometer melewati 25 negara. Mereka berharap bisa menggunakan bahan bakar kurang dari 50 tangki bensin untuk menempuh perjalanan jauh itu.

Guinness Book of World Records akan memantau perjalanan tersebut, katanya kepada radio BBC. ''Kami memiliki saksi independen untuk mengamati mereka. Selama perjalanan, mereka akan bertemu dengan sebuah tanker yang membawa bahan bakar yang dibuat secara khusus, dan akan menggunakan teknik mengemudi yang dirancang untuk memaksimalisasi efisiensi.

Namun tantangan pertama mereka adalah lalulintas dari pusat ibu kota Inggris itu. ''Bagian tersulit dari perjalanan ini adalah keluar dari London,'' kata John Taylor.(rtr-niek-26)

Aktivis HAM Kamboja Bebas

PHNOM PENH - AS berhasil melobi pemimpin Kamboja Hun Sen, Selasa kemarin, untuk membebaskan empat aktivis hak asasi manusia dan pro-demokrasi dengan uang jaminan, kata seorang pejabat senior pemerintah.

Om Yin Tieng, penasihat senior PM Hun Sen, mengemukakan kepada wartawan bahwa PM Kamboja itu menyetujui pembebasan tersebut setelah melakukan pertemuan dengan Christopher Hill, asisten Menlu AS urusan Asia Timur dan Pasifik, di Phnom Penh.''Hun Sen mengirim sepucuk surat yang meminta pembebasan dengan jaminan itu kepada mereka yang ditahan,'' kata Om Yin Tieng. ''Ini adalah satu hadiah untuk Christopeher Hill yang misinya untuk meresmikan sebuah Kedubes baru AS di Kamboja,'' katanya.

Hill sedang melakukan misi dua harinya di Kamboja untuk ikut serta dalam acara peresmian kedubes itu dan akan bertemu dengan para pejabat penting.

Dua pemimpin Pusat HAM Kamboja (CCHR) dan dua pengecam pemerintah ditahan dan menghadapi tuduhan pemfitnahan terhadap pemerintah. Kem Sokha, ketua CCHR, dan Pa nguon Teang, wakil ketua pusat itu, ditahan menyusul tuduhan-tuduhan yang berasal dalam sebuah spanduk yang dibentang dalam rapat hak asasi manusia Desember lalu. Rapat itu mengecam Hun Sen menyangkut perjanjian perbatasan yang kontroversial dengan Vietnam. (ant-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA