| Selasa, 17 Januari 2006 | SALA |
Ojo LaliKedungombo Produksi Minyak Kayu PutihBOYOLALI - Warga Kedungombo yang tinggal di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, sejak beberapa tahun ini memproduksi minyak kayu putih. Adapun bahan bakunya didatangkan dari kawasan hutan yang ditanami bibit kayu putih. Menurut Camat Kemusu, Drs Luwarno, untuk memproses minyak kayu putih warga menyediakan tiga buah ketel uap. Setelah diproses, minyak kayu putih dijual atau dipasarkan ke Perhutani. (shj-55v) Boyolali Bebas Formalin BOYOLALI - Dinas Kesehatan dan Sosial (DKS) Kabupaten Boyolali serta instansi terkait Sabtu lalu melakukan operasi pengawasan makanan di Pasar Sunggingan, Boyolali dan Pasar Ampel. Menurut Kepala DKS, dokter Syamsudin, tujuan operasi pengawasan makanan untuk mengambil tindakan hukum bila pedagang terbukti menggunakan bahan pengawet. Dari hasil operasi yang dilakukan, disimpulkan Boyolali bebas dari formalin. (shj-55v) Tarif Air Minum Picu Inflasi WONOGIRI - Kenaikan tarif air minum lebih dari 80%, telah memberikan kontribusi terbesar terhadap terjadinya inflasi bulan Desember 2005 di Wonogiri. Sebab hal itu memicu perubahan indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, dari semula 139,82 menjadi 145,11 atau naik 3,78%, dan memberikan andil inflasi 0,99% terhadap angka inflasi umum. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri, Drs Sunardi, angka IHK umum di Wonogiri telah mengalami kenaikan dari semula 134,02 menjadi 135,11. Hal itu telah berdampak pada terjadinya inflasi di bulan Desember 2005 menjadi sebesar 0,81%. Kemudian inflasi untuk tahun kalender pada akhir tahun, tercatat tinggi yakni mencapai 17,60%. Hal ini antara lain karena dipicu oleh dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menyentuh semua sektor ekonomi.(P27-55v)
KLATEN - Ratusan botol miras berbagai jenis disita tim Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Polsek Wonosari, kemarin. Menurut Kapolsek Wonosari, AKP Suwasi, semua miras hasil sitaan kini diamankan untuk dimusnahkan. Ada tiga lokasi yang menjadi sasaran operasi. Pertama di toko milik Wagiman (42) warga Desa Gunting disita 20 liter ciu, di toko Ny Satiti warga Desa Kingkang berhasil disita 16 botol miras, dan di kios Desa Wadunggetas berhasil disita 240 botol miras berbagai jenis. (G10-55v) |