| Selasa, 17 Januari 2006 | SEMARANG |
KampusianaSD Kristen 2 YSKI Kenalkan ProgramSEMARANG - SD Kristen 2 Yayasan Sekolah Kristen Indonesia (YSKI) baru-baru ini mengenalkan program-program yang dimiliki melalui kegiatan open house. Menurut ketua panitia Kusdiono SPd, secara umum kegiatan tersebut terbagi menjadi lima bagian. "Yaitu handycraft corner, science corner, memory corner, painting corner, dan multimedia,'' kata dia. Handycraft corner, jelas Kusdiono, memamerkan hasil karya siswa. Pada science corner, siswa dapat belajar dari beberapa peraga dan buku-buku penunjang. "Para siswa juga akan dikenalkan dengan pengetahuan multimedia. Oleh karena itu, program tersebut dimasukkan pada mata pelajaran wajib,'' tutur dia. Sekolah yang terletak di Jl Dr Cipto itu menerapkan sistem pembelajaran lima hari. Para siswa masuk sekolah Senin-Jumat. "Sabtu digunakan khusus untuk kegiatan ekstrakurikuler,'' tambahnya. Dalam kegiatan itu, juga ditampilkan pertunjukan teater, parade deklamasi, tari kipas, dan tari tikus. Pemain teater adalah para orang tua murid. Hal itu merupakan bentuk partisipasi mereka terhadap acara tersebut. (lin-56n) Unaki Buka Jalur Siswa Berprestasi SEMARANG- Universitas AKI (Unaki) memberi kesempatan bagi siswa-siswi kelas 3 SMA/SMK yang berprestasi akademik ranking 1-10 dengan nilai minimal rata-rata 7 untuk diterima menjadi mahasiswa baru. Bagi siswa yang berprestasi di bidang olah raga dan seni minimal di tingkat kota/kabupaten akan diberikan fasilitas beasiswa sesuai dengan rankingnya. Unaki membuka pendaftaran untuk Fakultas Ilmu Komputer, Bahasa dan Sastra Inggris, Ekonomi, Kesehatan Masyarakat, serta Psikologi. ''Kami menyediakan fasilitas yang cukup lengkap untuk menunjang perkuliahan. Mulai dari laboratorium komputer, multimedia, bahasa, rekam medik, psikologi atau konselor, akuntansi, elektronika, jaringan internet, perpustakaan, dan olah raga,'' kata Pembantu Rektor III Suprapto SE MKom, di AKI Crown Campus, Jl Pemuda 95-97, kemarin. (D2-44) Akperissa Kerja Sama PJTKI SEMARANG - Akademi Keperawatan Islam Sultan Agung (Akperissa) Semarang melakukan kerja sama dengan RSI Sultan Agung dan tiga PJTKI untuk menyalurkan lulusannya yang diberdayakan sebagai tenaga perawat di Eropa, Amerika Serikat, dan Timur Tengah. Hal itu dikatakan oleh Direktur Akperissa, Iwan Ardian SKM, dalam peresmian gedung kampus Akperissa di Jl Raya Kaligawe Km 4, Sabtu (14/1). Sebelumnya, dilakukan penandatanganan MoU oleh Iwan Ardian dan Direktur RSI Sultan Agung Semarang Dr dokter H Rifki Muslim SpB SpU serta Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) H Hasan Toha Putra MBA. Acara tersebut disaksikan oleh Wakil Gubernur Jateng Drs H Ali Mufiz MPA. Bangunan kampus yang megah itu, berdiri di atas tanah seluas 705 meter persegi, berlantai tiga dan memiliki luas gedung 2.115 meter persegi. Pembangunannya menelan biaya Rp 3,7 miliar. Bangunan itu terdiri atas ruang belajar mengajar, perpustakaan, laboratorium lengkap komputer, ruang dosen, dan tata usaha (TU). (F2-56v) |