logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Januari 2006 NASIONAL
Line

Gudang DPR/MPR RI Terbakar

JAKARTA - Ruang bawah tanah yang selama ini digunakan sebagai gudang DPR/MPR RI, semalam terbakar. Namun karena asap mengepul sangat tebal, akhirnya sampai juga di lantai IX Gedung Nusantara III DPR/MPR melalui lift dan saluran udara.

Kebakaran yang terjadi pukul 19.45 itu menimbulkan kepanikan sebagian karyawan DPR/MPR yang semalam masih berada di dalam gedung lantai itu. Karyawan yang terlihat panik berlarian turun dari lantai-lantai di atasnya. Menurut mereka, asap yang begitu tebal menghalangi pandangan mata dan menimbulkan sesak napas. Namun, akhirnya mereka dapat meloloskan diri dari api dan asap tebal. Beruntung, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Menurut Feri (27), salah seorang petugas kebersihan DPR/MPR yang pada saat kejadian berada di lantai VIII, asap terlihat mengepul dari sudut selatan ruangan tersebut. Karena asap begitu tebal, dia segera menuju lift untuk turun. Namun usaha itu tidak mudah, mengingat masih banyak juga orang di gedung itu yang berlarian turun dan berebut untuk menaiki lift.

"Waktu itu saya mau membersihkan ruangan. Tiba-tiba asap hitam mengepul dari sudut ruangan yang biasa digunakan sebagai mushala. Karena asap begitu tebal, akhirnya saya turun dan melaporkan kejadian tersebut kepada Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR," katanya.

Sementara itu, untuk memadamkan kebakaran tersebut 17 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Selain itu, tiga mobil ambulans juga disiapkan di lokasi kejadian. Puluhan petugas Pemadam Kebakaran DKI dan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR juga terlihat sibuk menyambungkan selang hidran dari mobil pemadam kebakaran. Para petugas itu juga terlihat panik dan terburu-buru serta berteriak sehingga suasana tambah mencekam.

Menurut Sekretaris Jenderal DPR Faisal Djamal, api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik. "Syukurlah, kebakaran itu dapat diatasi oleh petugas pemadam. Namun kita belum bisa memperkirakan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran itu. Asap yang cukup tebal tersebut naik melalui lift sehingga asap bisa terlihat dari lantai IX," tuturnya.

Dia menolak anggapan bahwa kebakaran itu disebabkan adanya sabotase menjelang pelaksanaan Asia Pasific Parliamentary Forum (APPF) yang akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 16 Januari lusa.

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya Kombes Johny R Hutajulu menduga, penyebabnya adalah percikan api yang muncul dari kabel listrik yang terkelupas.

Sampai berita ini diturunkan pada pukul 21.00, tim identifikasi dan Laboraturium Forensik sedang diterjunkan untuk meneliti penyebab kebakaran tersebut. (sas-29n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA