| Sabtu, 14 Januari 2006 | BANYUMAS |
MAN 2 Dibobol Maling, 3 CPU dan Rp 3,8 Juta RaibPURWOKERTO - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Purwokerto, dini hari kemarin dibobol maling. Tiga CPU dan brankas berisi uang tunai Rp 3,8 juta diambil. Pencurian itu kali pertama diketahui oleh Sutarno (34), karyawan di sekolah itu, pada pukul 03.45. Saat itu ia bangun hendak menunaikan shalat tahajud. Ketika keluar dari ruang BP3 tempat dia tidur, ia mendapati pintu ruang kepala sekolah terbuka. Curiga ada yang tidak beres, Sutarno membangunkan rekannya, Fahmi (27) dan Achmadi (31), yang tidur di ruang berbeda. Seusai shalat tahajud, ketiga orang tersebut mengecek beberapa ruang. Ruang kepala sekolah yang kali pertama dicek ternyata pintunya dibuka paksa. Brankas berisi uang di ruang tersebut raib. Pengecekan diteruskan ke ruang guru yang pintunya juga dicungkil dan ternyata satu CPU tidak ada di tempatnya. Demikian juga di ruang untuk kegiatan karya ilmiah remaja dan perpustakaan. Masing-masing satu CPU di kedua ruang itu juga sudah tidak ada. Ruang BP3 dan koperasi siswa saat dicek dalam keadaan acak-acakan, sedangkan laboratorium komputer tidak dimasuki pencuri karena saat itu ada yang tidur di sana. Sutarno segera memberi tahu kepala sekolah yang selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Purwokerto. Lewat Belakang Kapolsek Purwokerto AKP Bambang Kuswara melalui Kepala Unit Reskrim Iptu Sambas mengatakan, polisi sudah meminta keterangan beberapa saksi yang malam itu tidur di sekolah. Menurut Sambas, pencuri yang beraksi di MAN 2 itu jumlahnya diperkirakan lebih dari tiga orang. Dari hasil pemeriksaan, pencuri diduga masuk lewat belakang sekolah yang berbatasan dengan sawah. Polisi menemukan barang bukti berupa brankas yang telah dirusak. Uang tunai Rp 3,8 juta yang ada di dalamnya sudah diambil. Brankas tersebut ditemukan di tepi lapangan dekat tembok keliling yang membatasi sekolah dengan sawah. (G23-27n) |