logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 08 Januari 2006 OLAHRAGA
Line

Zab Judah Hadapi Lawan Paling Dibenci

ZAB Judah, juara dunia kelas welter (66,6 kg) sejati dari Amerika Serikat, siap melebur impian Carlos Manuel Baldomir (Argentina) di Madison Square Garden, New York (AS), Sabtu malam atau Minggu (8/1) siang WIB.

Pertarungan ini, tampaknya akan berlangsung tidak berimbang. Diibaratkan bagai bumi dan langit. Judah yang satu kampung dengan Mike Tyson di daerah kumuh Brooklyn (AS) tengah berada dalam usia keemasan, 28 tahun. Bertenaga muda, dengan akurasi, speed dan power pukulan yang meyakinkan. Atlet bertinggi badan 168 cm ini dikenal sebagai petarung brutal, bergaya fighter sejati, mengandalkan kelincahan bergerak dan jotosan keras.

Sebagai buktinya, 25 lawan telah dibuatnya terjungkal KO di kanvas dari 34 kemenangan yang dipetiknya. Tapi, dia juga pernah dua kali menderita kekalahan.

Sedangkan Carlos Baldomir, bertinggi badan 173 cm, berusia gaek 34 tahun. Rekor bertarungnya biasa saja, 41 kali menang (hanya 12 dengan KO), sembilan kalah, dan enam seri. Adapun lawan-lawan yang dikalahkan Baldomir seperti Frank Olsen, Joshua Clottey, Ruben Olivera, dan Miguel Rodriguez, semuanya tak terkenal.

Sebaliknya, Judah sangat berpengalaman menghadapi petinju elite dunia, seperti Terron Millet (menang KO ronde 4), Kostya Tszyu (kalah TKO), Rafael Pinede (menang angka), dan Corry Spinks (menang KO ronde 9).

Kondisi Terbaik

Jika kedua algojo kelas welter ini tampil dalam kondisi terbaik, Judah berpeluang memetik kemenangan indah, bahkan sangat mungkin dengan KO. Namun jika petinju kidal ini memandang enteng lawannya, bukan tak mungkin dia bakal menuai bencana.

Bagi seorang bintang ring sekaliber Judah pasti menginginkan sebuah pertarungan besar melawan petinju berkualitas tinggi. Namun kali ini dia harus melawan petinju tak terkenal itu. Pasalnya Baldomir (1 WBC) menjadi lawan wajib yang harus dihadapinya dalam duel wajib (mandatory fight). Jika Judah menolak melawan Baldomir, maka gelar WBC-nya akan dicopot organisasi tinju dunia yang bermarkas besar di Meksiko itu.

Baldomir sebenarnya petinju yang tak disukai Judah. Atlet yang digembleng pelatih Yoel Judah ini lebih suka bentrok melawan petinju top dan komersil macam Floyd Mayweather Yr (juara dunia kelas welter yr WBC), yang bakal mendatangkan banyak bayaran.

Bahkan promotor Judah, Don King sudah menjadwalkan duel Judah melawan Mayweather Yr di Las Vegas (AS), 8 April mendatang. Karena itu, dia mesti habis-habisan agar rencana pertarungan besarnya tidak berantakan.

Sebagai petinju yang tidak diunggulkan menang, Baldomir akan bertarung maksimal, tanpa beban. Kombinasi pukulan yang dimiliki anak didik Amilcar Brusa ini memang tak sedahsyat yang dipunyai Zab Judah. Namun stamina prima dan kecepatan pukulan yang dipunyai Baldomir, harus tetap diwaspadai kubu sang juara.

Zab Judah yang memiliki kombinasi jotosan keras dan mematikan, mestinya sanggup memukul KO lawannya di ronde-ronde awal. Jika tidak, maka Baldomir yang makin lama makin "hot" permainannya bisa saja akan menenggelamkan popularitasnya. (Paulus Noor Mulia-40)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA