| Minggu, 08 Januari 2006 | NASIONAL |
DPD Serahkan Bantuan untuk Korban LongsorBANJARNEGARA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sabtu (7/1) kemarin, menyerahkan bantuan untuk korban longsor yang terjadi di Dusun Gunungraja, Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Koordinator DPD asal Jateng, Drs H Sudharto MA, kepada Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno, disaksikan Camat Banjarmangu Suroso, di posko induk yang juga balai desa setempat. Bantuan berasal dari DPD RI dan DPD asal daerah pemilihan Jateng senilai total Rp 60 juta itu diwujudkan dalam bentuk barang. Yang diserahkan antara lain selimut, sarung, kaus, dan pakaian dalam. Di samping itu juga dalam bentuk beras, mi instan, susu, dan bahan makanan lainnya. ''Bantuan diwujudkan dalam bentuk barang yang menurut kami mendesak untuk digunakan warga yang terkena musibah,'' kata Sudharto yang mendapat tugas dari Ketua DPD RI Ginanjar Kartasasmita untuk menyerahkan bantuan tersebut. Dia mengatakan, DPD menyampaikan bela sungkawa atas musibah longsor tersebut. Karena itu, pihaknya berharap, ke depan segera diambil langkah-langkah antisipasi. ''Pemprov dan Pemkab agar melakukan antisipasi baik jangka pendek maupun panjang.'' Menurutnya, pemerintah daerah bisa melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di pusat, termasuk DPD, untuk bersama-sama mencari solusi, apa yang akan dilakukan di Desa Sijeruk pascabencana. Hal senada disampaikan Ketua DPD RI Ginanjar Kartasasmita kepada Suara Merdeka. Menurutnya, langkah antisipatif jangka pendek dan panjang perlu segera dilakukan, agar musibah serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Kaitannya dengan solusi dilakukan relokasi pada warga agar terhindar dari kejadian serupa, menurut Sudharto, Pemkab Banjarnegara, terutama camat Banjarmangu yang lebih tahu. ''Masalah relokasi atau tidak, saya kira Pemkab atau camat bisa mengambil keputusan yang tepat,'' tuturnya. Dalam kesempatan itu anggota DPD asal Jateng juga melihat langsung lokasi pengungsian warga di bangunan SDN Sijeruk, dekat dengan posko induk. Setelah berbincang dengan para pengungsi, serta menyampaikan rasa bela sungkawa dan meminta untuk tetap tabah, dilanjutkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana.(G7-41v) |