| Minggu, 08 Januari 2006 | SEMARANG |
Gelandangan DiraziaSEMARANG- Dua gelandangan dan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) terjaring dalam razia Satpol PP, Sabtu (7/1) kemarin. Sutini (60), salah satu gelandangan yang terjaring dalam operasi itu, dikembalikan ke Panti Rehabilitasi Margo Widodo Tugu. Nenek yang biasa mengemis di sekitar Jalan Pandanaran itu, melarikan diri dari panti beberapa waktu lalu. Menurut Kepala Seksi Operasional Satpol PP Sumardjo, gelandangan tersebut akan dibina di panti milik Pemprov Jateng. Di sana, para tuna wisma mendapatkan fasilitas hidup yang lebih baik. ''Daripada mengemis dan berkeliaran di jalan, lebih baik masuk panti. Di sana fasilitas gratis dan hidup lebih tertib,'' katanya. Selain merazia para tuna wisma, Satpol PP juga menyita perkakas milik anak jalanan di sekitar Jalan Ahmad Yani dan Tugu Muda. Sejumlah anak jalanan yang biasa mangkal di dekat traffic light Tugu Muda lari tunggang-langgang begitu melihat Satpol PP beroperasi. Sedikitnya tiga sepeda anak, dua buah ransel, satu pakaian, tas plastik, dan sebotol ciu (sejenis minuman keras-Red), disita petugas. Barang-barang yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya, kemudian diamankan di gudang Satpol. Operasi yang dimulai dari Jalan Pemuda juga menyisir PKL di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto dan Jayengan, tepatnya di sekitar Pasar Bulu. Sekitar 50-an pedagang tumpahan Pasar Bulu yang berjualan di tepi jalan itu digaruk petugas. (H5-37) |