| Sabtu, 07 Januari 2006 | KEDU & DIY |
Ditemukan Mayat Tangannya TerikatKEBUMEN - Masyarakat di tepian Sungai Luk Ulo di Desa Karangrejo, Kecamatan Karanggayam, Kebumen, kemarin dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat lelaki dengan kedua tangan terikat dan wajah penuh luka. Mayat lelaki berumur sekitar 30 tahun itu kali pertama diketahui dua orang pekerja pembuat bronjong sungai, Tukino dan Mulyanto. Posisi mayat tersebut telentang di atas batu, masih ada darah segar, mengenakan kaus dan celana kolor. Saksi mata, Suprapto, warga Karanggayam, menjelaskan, pada mayat itu terlihat kepala luka memar. Di pelipis mata kiri ada luka dan hidung seperti mengeluarkan busa. Penemuan mayat itu sempat dilaporkan ke Polsek Pejagoan, mengingat lokasi penemuan mayat memang berdekatan dengan wilayah Pejagoan. Namun setelah didatangi, lokasi itu masih masuk Desa Karangreja, Kecamatan Karanggayam. Belum Ada Petugas Puskesmas dan Polsek Karanggayam segera datang mengidentifikasi mayat tersebut. Selanjutnya, mayat itu dikirim ke RSUD Kebumen. Hingga siang kemarin belum ada pihak yang mengakui sebagai keluarganya. Kapolres Kebumen AKBP Edy Suyanto melalui Kapolsek Karanggayam AKP Setiyo W belum bisa memastikan apakah mayat tersebut warga setempat atau pendatang. Pihaknya pun belum tahu persis apakah mayat itu korban pembunuhan atau kecelakaan di sungai. Polisi masih mengembangkan kasus ini. Sementara itu informasi dari beberapa warga Karanggayam pun masih simpang siur. Ada yang mengatakan, mayat lelaki itu diperkirakan seorang gelandangan, warga setempat. Namun yang menjadi tanda tanya, kenapa dia sampai tewas dengan kondisi mencurigakan, kedua tangan diikat di belakang punggungnya dan wajahnya penuh luka. Warga yang merasa kehilangan keluarganya diminta melihat mayat tersebut ke RSU Kebumen. (B3-39n) |