logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 07 Januari 2006 KEDU & DIY
Line

Jalur Lintas Selatan Segera Dibangun

YOGYAKATA - Untuk menumbuhkan perekonomian di daerah pantai selatan, Pemerintah Pusat bekerja sama dengan lima daerah segera membangun prasarana jalan yang disebut lintas jalur selatan.

Dengan adanya jalur tersebut, diharapkan masyarakat sekitarnya dapat mengembangkan ekonomi dengan maksimal.

''Setelah kami amati, ternyata infrastruktur di jalur selatan memang sangat minim,'' ujar Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta seusai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Pemprov DIY, kemarin.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Pemerintah Pusat berusaha menjembatani agar ada keterpaduan dari tiap-tiap daerah. ''Sebab, jika pemerintah daerah berjalan sendiri-sendiri nanti tidak nyambung,'' tandasnya.

Dia mengemukakan, dirinya sudah melihat langsung potensi ekonomi di sepanjang jalur selatan Jawa mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, hingga Jawa Timur.

Di sepanjang jalur itu, lanjut Paskah, sebenarnya ada potensi ekonomi yang tinggi. Sayang, potensi tersebut tidak tergarap dengan baik karena memang infrastrukturnya sangat terbatas.

Dia menekankan, infrastruktur yang mendesak pembanguannya adalah jalan yang memudahkan transportasi. Selama ini, jalur utara masih lebih maju daripada jalur selatan. Padahal, potensi ekonominya sama-sama bagus.

Menurut penuturan Paskah, jalan yang akan dibangun itu nantinya menghubungkan mulai Jawa Timur hingga ujung barat Banten. Soal pendanaan, pemerintah telah menganggarkan dalam APBN untuk pembangunan jalan di jalur selatan tersebut.

''Hanya, anggaran APBN untuk itu sangat terbatas. Pemerintah akan mengundang investor luar untuk mendanai proyek itu,'' ucapnya.

Meski demikian, dia akan hati-hati apalagi menyangkut utang luar negeri. Sebab, selama ini utang tersebut sudah sangat membebani perekonomian kita. Untuk itu, sebisa mungkin Indonesia mencari direct investement.

Berat

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengemukakan, khusus untuk DIY butuh jalan di jalur selatan sepanjang 114 km mulai dari Kabupaten Gunungkidul hingga Kulonprogo.

Apabila jalan sepanjang itu dibebankan Pemprov DIY, jelas sangat berat karena tidak mempunyai dana sebesar itu. ''Yang jelas kita tidak mampu jika harus mendanai sendiri,'' tegasnya.

Sultan menyebutkan, anggaran untuk perawatan jalan di semua jalan provinsi se-DIY Rp 5 miliar per tahun. Kalau diminta membuat jalan seperti di jalur utara, kapan selesainya.

Karena itu, pihaknya sangat mendukung ajakan Pemerintah Pusat yang melibatkan lima provinsi. Tanpa ada kerja sama yang baik, jelas rencana pembangunan jalan lintas selatan tidak mungkin bisa. ''Terus terang kami sangat harapkan dan tunggu,'' ucapnya.

Sultan mengungkapkan, jalan jalur selatan yang menghubungkan mulai dari Banyuwangi, Jawa Timur hingga Banten akan dibuat seperti jalur utara yang lebarnya 24 meter. (sgt-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA