logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 07 Januari 2006 KEDU & DIY
Line

Rp 800 Juta di Rekening Bank Raib

  • Dua Tersangka Ditangkap

MAGELANG - Dana milik raja radio swasta Rusmin Kusen yang disimpan di sebuah bank swasta ternama, diduga dibobol karyawannya. Tindak pidana itu telah merugikan pemilik Nasional Department Store (NDS) di Jalan Pemuda Kota Magelang Rp 800 juta.

''Kami telah menangkap dua tersangka, yaitu Andi Prasetyo, karyawan Radio Polaris Magelang dan Udjianto Pamungkas, orang luar perusahaan yang ternyata paman Andi,'' ujar Kapolresta Magelang AKBP Drs Jhonny Siahaan SH MH saat dimintai konfirmasi, Jumat kemarin.

Ditemui usai menjadi irup serah terima jabatan Kabagops dan para kasat, Jhonny menjelaskan, kedua tersangka melanggar Pasal 363 ayat (4) KUHP tentang Pencurian. Namun kami sedang mengembangkan hal itu ke tindak pidana cyber crime. Sebab, menyangkut pembobolan bank lewat perangkat internet (internet banking). Sepertinya, ini kasus menonjol pertama di Jateng,'' ungkapnya.

Rusmin yang menjabat General Manager CPP (Cipta Pola Pariwara) yang mengelola puluhan radio swasta di berbagai daerah, ungkap Jhonny, melaporkan pembobolan rekeningnya pada 16 Desember 2005.

Hari itu juga, Reskrim Polresta Magelang bergerak memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) Radio Polaris, Jalan A Yani Magelang.

Key BCA

Polisi juga memeriksa beberapa karyawan yang ditengarai mengetahui tentang internet banking. Untuk sementara, baru dua tersangka yang ditahan.

Kapolresta menjelaskan, uang milik Rusmin Kusen yang dibobol Rp 800 juta.

''Yang berhasil disita baru Rp 500 juta, sisanya sudah dipakai tersangka. Kami masih berusaha mengungkap pemakaian Rp 300 juta tersebut. Karena itu, kedua tersangka masih tetap diperiksa.''

Ditanya kemungkinan perbuatan tersangka masuk cyber crime, menurut Jhonny, karena tersangka Andi membobol rekening Rusmin Kusen lewat internet.

''Yang dicuri Andi itu key BCA. Kebetulan, dia memang ahli bidang itu sehingga mudah mengoperasikannya.''

Jhonny belum bisa menjelaskan secara rinci bagaimana Andi bisa memperoleh password untuk membuka internet banking. Apakah tersangka Andi merupakan orang kepercayaan Bos CPP atau mendapat bocoran dari orang lain. Sebab biasanya, yang tahu password hanya pemilik rekening.

Kapolresta mengatakan, setelah berhasil mendapat key BCA, Andi kemudian memprosesnya. Kemudian, dia mengontak Udjianto Pamungkas untuk mencairkan dana itu lewat BCA Yogyakarta. Setelah mengetahui Rp 800 juta hilang, Rusmin Kusen melaporkan masalah itu ke Polresta Magelang. (P60-39m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA