logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 07 Januari 2006 BUDAYA
Line

"Cintaku Memanggil" Sinetron Unggulan SCTV

JAKARTA-Mulai 9 Januari 2006, SCTV akan menayangkan sinetron terbaru produksi Multivision Plus yang berjudul Cintaku Memanggil.

Sinetron drama percintaan tersebut hadir menjumpai pemirsa setiap Senin pukul 19.00-20.00 WIB. Sinetron yang dibintangi Shandy Syarief dan Inne Azri ini menceritakan tentang seorang wanita yang menjelma menjadi wanita lain sehingga menemukan konflik dalam kehidupan dan percintaannya.

Menurut Senior Manager Public Relation SCTV, Budi Darmawan, sinetron ini adalah sinetron pertama dari tiga sinetron terbaru yang akan dihadirkan di bulan Januari.

''Setelah Cintaku Memanggil, kami juga akan menayangkan Thoyib Minta Kawin dan Mimpi Manis dengan format yang berbeda,'' jelas Budi. ''Kedua sinetron tersebut akan hadir tidak lama lagi,'' tambahnya.

Cintaku Memanggil yang disutradarai Sandeep Darma ini berkisah tentang seorang wanita bernama Sandra (Inne Azri) yang rela kabur dari rumah meninggalkan orang tuanya demi cintanya kepada sang kekasih, Daniel (Ivan Ray).

Kecelakaan

Tak dinyana, Sandra dikhianati oleh Daniel dan keinginan kembali ke rumahnya pun sia-sia karena ayahnya sudah meninggal dunia.Sandra pun diusir oleh ibu tirinya, Gina (Maudy Wilhelmina) karena ia dianggap bertanggung jawab atas kematian ayahnya.

Dalam perjalanan tanpa arah tujuan, Sandra bertemu dan bersahabat dengan Nisa yang memiliki bayi laki-laki. Konflik pun dimulai ketika Nisa mengalami kecelakaan, Nisa meminta Sandra menjadi dirinya sekaligus ibu dari sang bayi dan harus menemui mertuanya di Jakarta.

Sang mertua, Pranoto (Leroy Osmani) dan keluarganya belum pernah melihat Nisa, karena Faris, suami Nisa asli dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat. Keluarga sang mertua tidak mudah menerima Nisa dikarenakan pernikahan Faris dan Nisa yang menentang orangtuanya.

Dalam kisah selanjutnya, Nisa banyak bertemu dengan pria yang mewarnai kehidupan cintanya. Di antaranya kisah cintanya bersama Aldi (Ibnu Djamil) dan pada saat bersamaan Nisa ditakdirkan bertemu dengan Edo (Shandy Syarief).

Ternyata, Edo adalah laki-laki yang pernah dijodohkan ayahnya dengannya. Di tengah kebingunan ini, kenyataan lain tiba. Faris, suami Nisa, dikabarkan masih hidup setelah dua tahun terakhir mengalami koma.

Kisah Nisa yang rumit pun tetap bergulir. Di antaranya kebingungan Nisa menentukan cintanya, lalu Pranoto yang akhirnya mengetahui kalau Nisa sebenarnya adalah Sandra dan ingin menjadikan Sandra sebagai anaknya. Sandra pun turut jadi korban atas kejahatan ibu tirinya, Gina dalam memperebutkan harta milik ayah atas nama Sandra. (tn-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA