| Sabtu, 07 Januari 2006 | BANYUMAS |
E-Gov Harus Dukung Program InvestasiCILACAP - Sistem informasi terpadu di Cilacap atau E-Gov (Electronic Government), harus mendukung program investasi yang digalakkan Pemkab Cilacap. Jika tidak, pembangunan sistem jaringan terpadu yang bakal menghabiskan Rp. 6,2 miliar itu kurang bermanfaat. ''Itu memang yang diharapkan banyak orang. Jika tidak bisa mendukung investasi, sangat disayangkan,'' tutur Sekretaris Fraksi Golkar (FPG) DPRD Cilacap Y Parsiyan. Dia mengatakan, bentuk dukungan yang diberikan E-Gov bisa berupa informasi lengkap tentang potensi Cilacap. Bentuk dukungan lain berupa kemudahan akses layanan yang menghubungkan investor dengan Pemkab sehingga pengurusan administrasi penanaman modal menjadi lebih mudah. ''Kalau hal-hal seperti itu mungkin diadakan, akan sangat bagus,'' ungkapnya. Dia juga menekankan agar pengelola E-Gov tidak bergantung pada programmer yang saat ini tengah membangun sistem tersebut. Pemkab harus melatih operator khusus dari kalangan PNS. Dengan demikian, Pemkab tidak bergantung terus pada programmer pihak pembangun jaringan. ''Kalau Pemkab tidak menyediakan operator sendiri, selamanya akan bergantung pada orang lain,'' tandasnya. Kepala Bagian Pusat Data Elektronik dan Organisasi (PDE) Setda Cilacap Yayan RE menyatakan memang akan dibentuk operator E-Gov dari kalangan PNS. Dia juga mengungkapkan, saat ini pembangunan sistem jaringan informasi E-Gov baru 40%. Rencananya, tahun ini bisa selesai 100%. (G21-42m) |