| Jumat, 06 Januari 2006 | SALA |
Jembatan Walikan Jatiyoso Segera Dibangun
KARANGANYAR- Masyarakat di daerah perbatasan Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar dan Girimarto, Wonogiri bisa berlega hati. Sebab, tak lama lagi Pemkab membangun kembali Jembatan Walikan yang ambrol sepertiga bagian di Dusun Ngemplak, Desa/Kecamatan Jatiyoso itu. Pembangunan kembali jembatan penghubung dua kabupaten tersebut diperkirakan menelan dana sekitar Rp 1 miliar. Karena itu, Pemkab telah meminta separo dana itu kepada Pemprov Jateng dan separo lainnya diambilkan dari pos dana tak tersangka 2005. Dalam surat Bupati No 900/10240.7, disebutkan setelah Pemkab melakukan survei di lokasi, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Jatiyoso dengan Desa Petung dan Desa Wonokeling hingga Kabupaten Wonogiri itu membutuhkan dana Rp 1.036.169.000. "Berdasar surat tertanggal 29 Desember 2005 yang ditujukkan pada Pimpinan DPRD, Pemkab mengusulkan kepada Gubernur Jateng untuk meminta bantuan. Dan, telah disetujui 50% atau Rp 518.084.169.000," ujar Ketua DPRD Juliyatmono. Untuk menutupi kekurangannya 50%, katanya, Pemkab akan mengambil dana tak tersangka. Masih dalam surat yang sama, realisasi pembangunannya juga direncanakan dilakukan Janurai 2006 ini. Berkait surat dari Bupati tersebut, Juliyatmono menyatakan akan mengoordinasikannya lebih dulu dengan unsur pimpinan lain. Wakil Ketua DPRD, Sumanto menuturkan, pos dana tak tersangka tersebut memang diperuntukkan bagi hal-hal semacam itu. Dia melihat jembatan tersebut sangat dibutuhkan bagi masyarakat di sekitarnya. Bahkan, sejak jembatan tersebut ambrol beberapa waktu lalu, distribusi barang dari ataupun ke Kabupaten Wonogiri terputus total, karena medan jalur alternatif terlalu terjal. Sebagaimana diketahui (SM, 17/12), Jembatan Walikan di Desa/Kecamatan Jatiyoso yang merupakan lalu lintas perbatasan wilayah Karanganyar dengan Kecamatan Girimarto, Kamis (15/12) sore lalu ambrol sepanjang enam meter. Akibat ambrolnya sepertiga jembatan yang menghubungkan Dusun Ngemplak dengan Dusun Blimbing, Desa Jatiyoso tersebut, lalu lintas dari arah Wonogiri menuju Jatiyoso perkotaan ataupun sebaliknya nyaris lumpuh total. Hal itu terutama berlaku untuk angkutan barang yang membawa komoditas dari Wonogiri menuju Karanganyar dan sebaliknya. (G18-55s) |