logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Januari 2006 SALA
Line

Kasus Kaburnya Tahanan Polresta

Gareng Tertangkap, Bangkit Buron

SOLO - Perasaan Kapolresta Surakarta, AKBP Oneng Subroto, sedikit lega. Dua dari tiga orang pelarian yang kabur dari sel tahanan Mapolresta di Jalan Adi Sucipto, Manahan, Solo, Senin lalu, sudah dapat dikandangkan.

Awalnya, petugas meringkus Sie Kasoen (40). Tim Polresta Surakarta itu kemudian membekuk Sulistyo alias Gareng, dini hari kemarin, di Kebakramat, Karanganyar. Dengan penangkapan itu, berarti kini tinggal tersangka Bangkit Yudha Rizkyanto (30) alias Slamet yang masih buron.

Sukses itu, juga semakin melecutkan semangat anggota tim pemburu yang bertugas menangkap kembali para buron yang mencoreng korps kepolisian tersebut.

"Kami semakin optimistis, ketiga orang tahanan yang kabur dari selnya itu dapat ditangkap lagi," tegas Kapolresta, AKBP Oneng Subroto, melalui Kasat Reskrim, AKP Djojo Tjahjono, kemarin.

Jejak Gareng terdeteksi, setelah rekan-rekan tersangka narkoba itu memberitahu polisi. Setelah yakin akan posisi pelaku, anggota tim gabungan Reskrim dan Narkoba langsung mendatangi lokasi yang dimaksud.

"Ternyata, pelaku bersembunyi di rumah salah seorang temannya di daerah Kebakramat. Takut buronan itu lolos, kami membuat pagar betis di rumah yang kami incar tersebut," papar Djoko.

Meski mengetahui sudah dalam posisi terkepung, tapi Gareng tetap berusaha kabur. Namun dua tembakan yang dilepaskan petugas, tepat mengenai kedua kakinya, sehingga upaya kabur bujangan itu terhenti. Dia roboh, sebelum akhirnya dapat diringkus petugas. "Dia mungkin menyadari risikonya, bila kembali tertangkap. Karena itu, walau sudah dalam posisi terkepung, keinginan untuk dapat meloloskan diri tetap saja ada. Dia mengira gelapnya malam akan membantunya, tapi nyatanya tidak," ujar Djoko.

Sebagaimana diwartakan (Suara Merdeka, 3/1) tiga tahanan Polresta, Sie Kasoen (40) warga Wonorejo, Karanganyar; Sulistyo alias Gareng (30), warga Pucang Sawit, Jebres, keduanya tersangka kasus narkoba; dan Bangkit Yudha Riskyanto alias Slamet (30), warga Andong, Boyolali, yang terbelit kasus pencurian motor, kabur.

Para buronan itu melarikan diri, setelah menjebol eternit serta menggergaji jeruji besi pada langit-langit kamar mandi sel tahanan mereka. Kini, tersangka Sie Kasoen dan Gareng sudah ditangkap. Namun, Bangkit yang disebut-sebut sebagai otak pelaku pelarian, masih bebas berkeliaran.

Pencarian terhadap tersangka Bangkit, tampaknya semakin diintensifkan. Selain mengirimkan tim ke Cikarang, Jakarta, petugas juga menyebar ke sejumlah lokasi lain, termasuk ke daerah Boyolali dan Surabaya.

"Ada tim khusus yang ke Jakarta. Di kota itu, ada istri Bangkit yang bekerja pada perusahaan suku cadang kendaraan," papar Kasat Reskrim. (san-42a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA