logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Januari 2006 MURIA
Line

Kepatuhan Pengendara Motor Gunakan Helm Dinilai Baik

PATI - Kepatuhan para pengendara motor di Pati untuk menggunakan helm relatif baik. Penilaian itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Pati AKP Asyhad Megah Pribadi seusai Operasi Patuh di Jalan P Soedirman, Kamis (5/1). Operasi yang digelar itu sebagai tindak lanjut dari instruksi pimpinan dan sudah digelar sejak akhir Desember 2005 dan akan berakhir hingga pengujung Januari 2006.

Menurut keterangan dia, atas pertumbuhan tingkat kesadaran masyarakat itu, pihaknya mengucapkan terima kasih. Harapan ke depan dan seterusnya, upaya melindungi diri pada bagian kepala saat berlalu lintas jangan sampai berhenti atau hanya sekadar patuh ketika polantas melakukan operasi.

Apalagi jika melihat angka kecelakaan di Pati selama 2005 yang menelan korban jiwa lebih dari 100 orang. Kebanyakan pengendara motor yang rata-rata tidak memakai helm. Kedisiplinan lain yang juga harus ditingkatkan adalah budaya sopan santun berlalu lintas di jalan raya.

Kepada pada pengendara motor atau mobil, pada kesempatan operasi tersebut aparat polantas membagi-bagikan buku UU Nomor 14/1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. ''Dengan memahami undang-undang tersebut, akan tumbuh kesadaran para pengguna jalan untuk saling menghormati,'' ucapnya.

Sanksi

Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan Operasi Patuh selain terfokus pada upaya penyadaran masyarakat pengguna jalan juga pemberlakuan tindakan preventif. Jika pengendara motor atau mobil saat terjaring operasi tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraannya, terutama STNK dan SIM, sanksi tetap berlaku.

Namun, jika kekuranglengkapan itu hanya menyangkut masalah surat izin mengemudi, polantas masih tetap memberikan toleransi. Yaitu hanya memberi peringatan dan mencatat nomor polisi kendaraannya. Ketika terjaring operasi berikutnya dan masih melakukan kesalahan yang sama, pasti ada tindakan tegas.

Semua itu adalah upaya untuk meningkatkan kepatuhan pengendara motor ataupun mobil akan kelengkapan identitas kendaraan. Bukan hanya sekadar formalitas melainkan sebagai kewajiban yang harus terpenuhi.

Karena itu, jangan beranggapan jika aparat melakukan operasi kemudian dianggap mencari-cari kesalahan. Bila pengendara sudah bisa berlaku tertib maka pertumbuhan kedisiplinan dalam berlalu lintas di jalan raya pun bakal meningkat.

Hanya dengan disiplin, tertib lalu lintas akan bisa terwujud. ''Dengan demikian, mereka patuh bukan karena polisi melakukan operasi melainkan benar-benar tumbuh dari tingkat kesadaran yang tinggi,'' tandasnya. (ad-17j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA