| Kamis, 05 Januari 2006 | SALA |
Ibu Muda Tewas di KaliSUKOHARJO- Duka mendalam dialami Heri (31), warga Desa Sudut, Bulakrejo. Sebab, sang istri Wagiyanti (27), kemarin pukul 08.00, hanyut di Kali Langsur. Ibu muda itu tenggelam di depan anak semata wayang, Sherly (3). Saat itu Wagiyanti hendak buang air di sungai. Ketika berada di tepi sungai, tiba-tiba kepalanya sakit. Penderita tekanan darah rendah itu tak sadarkan diri dan terjatuh. Tubuh perempuan itu pun terhanyut ke sungai. Mengetahui sang ibu terbawa arus sungai, Sherly menangis dan berteriak-teriak minta tolong. Namun karena jarak antara sungai dan permukiman agak jauh, terikan bocah itu kemungkinan kecil tak terdengar warda desa. Barulah beberapa menit kemudian ada seorang warga desa melintas. Dia bertanya kepada anak itu. Sherly menjawab, ''Ibu kecemplung neng kali.'' Warga desa yang berdatangan segera menyisir tepian sungai. Kurang lebih satu setengah jam baru mereka menemukan mayat Wagiyanti sekitar 100 m dari lokasi kejadian. Peristiwa yang menimpa perempuan yang bekerja di sebuah pabrik di Palur, Karanganyar, itu mengundang keprihatinan warga. Keluarganya begitu terguncang ketika mengetahui Wagiyanti tewas. Heri tak menyangka sang istri bakal pergi selamanya. Apalagi sebelumnya dia tak memiliki firasat apa pun. Beberapa warga desa mengenal Wagiyanti selama sosok pendiam. Dia berada di rumah karena libur kerja sejak tahun baru 2006 sebagai karyawan sebuah perusahaan tekstil. ''Rabu (4/1) sore semestinya dia sudah masuk kerja lagi,'' kata Ningsih, teman dekatnya. (G11-53) |