logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 05 Januari 2006 SALA
Line

Anak Menangis, Suami Pukuli Istri

SOLO - Mendengar anak semata wayangnya yang masih balita menangis terus, Very (24) warga Serengan, Solo tidak berusaha menghentikan lewat berbagai cara, misalnya menggendong.

Ia justru naik pitam dan memukuli Cantik (20) istrinya (bukan nama sebenarnya) yang dinilai tak mampu mengasuh buah hatinya. Akibat penganiayaan itu wajah perempuan tersebut terluka cukup parah.

Cantik yang menikah dengan Very sekitar tiga tahun silam itu tidak bisa menerima perlakuan kasar sang suami. Dia akhirnya melaporkan persoalan itu kepada petugas Polresta Surakarta.

Perkaranya bergulir dan Very pun diamankan. Perselisihan itu kini disidik oleh petugas Unit Ruang Pelayanan Khusus (RPK) yang diberi tugas khusus menangani kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

''Begitu laporan masuk, suaminya langsung diamankan. Tapi langkah itu hanya untuk mempermudah pemeriksaan. Kami masih memberi kesempatan kepada pria itu untuk memperbaiki kesalahannya,'' ujar Kasat Reskrim Polresta Surakarta AKP Djoko Tjahjono, kemarin.

Menurut dia, akibat pukulan Very, wajah istrinya harus mendapatkan beberapa jahitan. Bibirnya robek sehingga perlu memperoleh perawatan petugas medis.

''Masalahnya dipicu oleh persoalan sepele. Anak mereka menangis, tetapi suami istri itu malah saling menyalahkan,'' jelasnya.

Very yang ditemui kemarin mengaku sangat menyesali perbuatannya. Dia tak mengira pukulan tangan kosong itu berakibat fatal pada orang yang sangat dicintainya.

''Saya menyesal. Mudah-mudahan masih ada pintu maaf bagi saya. Jika diberi kesempatan bertemu, maka saya pasti akan minta maaf kepada perempuan yang saya cintai itu,'' tuturnya.

Ia mengatakan, sebenarnya tidak bermaksud mencederai istrinya. Tindakannya terpicu oleh luapan emosi melihat anaknya terus menangis tetapi tak segera ditolong oleh ibunya.

''Suara tangisan anak saya itu membuat amarah muncul. Memang semestinya saya bisa mengendalikan diri,'' tandasnya. (san-27v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA