logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 05 Januari 2006 SALA
Line

Becak dan PKL di Klewer Juga Ditertibkan

  • Dipindah ke Bekas Lahan Parkir

KARANGASEM - Lalu lintas di seputar Pasar Klewer akan ditata menyeluruh. Setelah mengosongkan lahan parkir mobil dan sepeda motor di depan pasar sepanjang Jalan Dr Rajiman mulai gapura hingga perempatan jalan pasar, Pemkot Surakarta segera merealisasi agenda susulan.

Dalam kajian manajemen lalu lintas yang disampaikan oleh Dinas LLAJ pada rapat kerja terpadu bersama Komisi III DPRD kemarin disebutkan, parkir becak di depan Pasar Klewer yang berseberangan dengan lahan parkir yang dikosongkan pun segera ditertibkan.

Becak-becak tersebut akan dipindah ke bekas lahan parkir yang dikosongkan.

Angkutan rakyat itu akan dihadapkan ke arah barat sesuai sistem lalu lintas yang diterapkan.

Agar tidak lagi timbul kemacetan Dinas LLAJ akan memasang media jalan.

''Media jalan itu diharapkan mengurangi hambatan samping yang ditimbulkan oleh becak ketika menaikkan atau menurunkan penumpang,'' kata Kepala Dinas LLAJ Ponco Wibowo.

Dia menyebutkan, angkutan umum dilarang ngetem di simpang tiga timur gapura Pasar Klewer. Meski demikian masih diperbolehkan berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di situ. Agar lalu lintas tidak kacau, Dinas LLAJ akan membuat jalur khusus bagi angkutan umum dan mobil pribadi di simpang tiga.

Pihaknya akan menetapkan out in Pasar Klewer dengan memasang pagar pembatas sebagai tempat naik dan turun penumpang baik yang akan masuk maupun keluar pasar.

''Kami juga akan membuat zebra cross pada out in untuk keperluan pengunjung yang akan menyeberang menuju pangkalan becak. Dengan demikian pengunjung Pasar Klewer yang akan menyeberang bisa tertib dan teratur serta menghindari pencampuran arus lalu lintas dengan pejalan kaki yang akan menyeberang,'' tuturnya.

PKL Dipindah

Dinas LLAJ, lanjut dia, mengusulkan pula PKL yang selama ini berada di bahu jalan dipindah ke lantai atas Pasar Klewer yang hingga saat ini belum berfungsi optimal. Pemindahan PKL juga bisa dilakukan ke lokasi lain yang lebih baik, sehingga fungsi jalan bisa digunakan kembali untuk lalu lintas kendaraan agar lebih lancar.

''Perlu pengawasan dan pengendalian rutin oleh Dinas Pengelola Pasar dan Satpol PP untuk menata dan memindahkan PKL di bahu jalan,'' tegasnya.

Sekretaris Komisi III DPRD Surakarta Epi Rizandi menyambut baik paparan hasil kajian manajemen lalu lintas depan Pasar Klewer yang disampaikan Dinas LLAJ. Namun untuk merealisasikannya, Pemkot perlu membentuk tim.

''Selain Dinas LLAJ, Pemkot perlu melibatkan Dinas Pengelola Pasar, Satpol PP, dan Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK),'' ujarnya.

Anggota Komisi III YF Sukasno menambahkan, penataan lalu lintas di seputar Pasar Klewer merupakan salah satu upaya memberdayakan pasar sandang tradisional itu, karena akhir-akhir ini meredup ditinggal para pembeli dan pedagang akibat sepi. ''Lewat penataan itu Pasar Klewer bisa kembali ramai dan bersaing dengan mal-mal yang kini banyak berdiri di Solo,'' jelasnya.

Ketua Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB) Surakarta Sardi Ahmad menyatakan dukungannya atas rencana penataan Pasar Klewer. Namun pihaknya akan menentang jika becak dilarang parkir di depan pasar.

''Kalau dilarang maka kami jelas akan menentang. Tapi jika pengurangan, misalnya dari tiga lapis menjadi satu lapis, maka kami masih bisa menerima,'' ungkapnya menanggapi rencana penertiban becak di depan Pasar Klewer.

Dia meminta Pemkot tidak melupakan andil becak dalam membesarkan Pasar Klewer menjadi kawasan perekonomian yang diperhitungkan.

''Tanpa peran becak tak mungkin Pasar Klewer menjadi seperti ini. Tolong dilihat bagaimana awal pasar berdiri. Ketika itu becak menjadi angkutan utama. Masak sekarang dilarang mangkal di situ?''(G13,G8-27v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA