| Kamis, 05 Januari 2006 | OLAHRAGA |
Essien Tak Jadi MudikLONDON- Optimisme Ghana merekah ketika mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2006, kali pertama sepanjang sejarah negara itu. Mereka pun kemudian mematok target lebih, putaran final Piala Afrika 2006 yang akan digelar pekan depan, harus pula disapu bersih alias juara. Tetapi harapan Ghana untuk mengangkat Piala Afrika kini menipis. Pasalnya, pemain bintang mereka, Michael Essien, dinyatakan tidak bisa memperkuat timnas oleh manajer Chelsea, Jose Mourinho. Gelandang berusia 23 tahun itu menderita cedera pergelangan kaki saat menang 3-1 atas West Ham United pada Liga Premier Inggris. Mourinho mengatakan, tidak ada gunanya Essien berangkat ke Mesir untuk tampil pada perhelatan sepak bola terbesar Afrika itu, yang berlangsung 20 Januari hingga 10 Februari itu depan. "Saya pikir Essien tidak akan pergi," kata Mourinho setelah melihat hasil pemeriksaan cedera Essien. "Agar mendapat perawatan maksimal, dia lebih baik tinggal di Chelsea. Tidak ada gunanya jika ia pergi (ke Mesir)." Essien harus digotong keluar lapangan pada menit-menit awal pertandingan setelah dijegal Nigel Reo-Cooker. Meski Mourinho memprotes keras insiden tersebut, FA tetap menolak untuk melakukan tindakan penyelidikan. FA berpendapat bahwa tekel Nigel bersih dan sah. "Saya tidak yakin Essien akan cepat pulih. Kami mungkin akan kehilangan dia untuk satu-dua pertandingan, meski itu sangat tidak menyenangkan," tambah Mourinho. Cederanya Essien menjadi pukulan telak kedua bagi Ghana, setelah sebelumnya gelandang Udinese, Sulley Muntari, juga harus absen setidaknya satu bulan karena cedera pergelangan kaki juga. Padahal, dua pemain itu merupakan "ruh" tim tersebut dalam babak penyisihan Piala Dunia yang sekaligus kualifikasi Piala Afrika. (rtr,F3-40) |